BANJIR GUNUNGKIDUL : Masih Mengancam Sekolah

Ilustrasi banjir es (Youtube)
02 Desember 2016 01:20 WIB Bhekti Suryani Gunungkidul Share :

Banjir Gunungkidul mungkin kembali terjadi.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Ratusan siswa SMP Negeri 3 Saptosari Gunungkidul terpaksa melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) di ruang kelas yang becek setelah banjir surut. Bila hujan kembali mengguyur dan mengakibatkan banjir, pelaksanaan ujian akan dipindah ke balai dusun.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/12/01/banjir-gunungkidul-smpn-3-saptosari-2-kali-terendam-ini-penyebabnya-773153">BANJIR GUNUNGKIDUL : SMPN 3 Saptosari 2 Kali Terendam, Ini Penyebabnya)

Lebih dari 100 siswa SMP Negeri 3 Saptosari, Gunungkidul akhirnya menggelar UAS pada Kamis (1/12/2016). Ujian tersebut merupakan yang pertama digelar pada musim ajaran tahun ini. Seharusnya UAS sudah dilaksanakan sejak Rabu (30/11/2016). Namun karena ruang kelas banjir akibat hujan deras, ujian baru dapat terlaksana Kamis.

Kendati demikian, UAS terpaksa digelar di enam ruang kelas yang masih becek dan kotor akibat sisa banjir pada hari-hari sebelumnya. "Kalau di kelas air sudah surut, makanya bisa digelar ujian. Meski masih kotor karena sisa banjir," ungkap Kepala SMP Negeri 3 Saptosari Agus Supardiyo, Kamis.

Meski air sudah surut di ruang kelas, banjir masih menggenangi jalan sekolah dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter. Agus khawatir, banjir kembali menggenangi ruang kelas sehingga ujian yang akan berlangsung lima hari mendatang bakal terganggu.

"Karena tadi setelah pulang sekolah ada yang memberi tahu air naik lagi,  tadikan hujan deras lagi," tutur dia. Sekolah sudah menyiapkan skenario apabila banjir kembali menggenangi ruang kelas. Pelaksanaan ujian rencananya akan menumpang ke balai dusun.