Dagadu Djokdja Luncurkan 17 Desain Baru

11 Desember 2016 06:20 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

Dagadu Djokdja meluncurkan 17 desain baru produk dengan gaya simpel

Harianjogja.com, JOGJA- Produsen cendera mata khas Jogja Dagadu Djokdja meluncurkan 17 desain baru produk dengan gaya simpel, sesuai selera anak muda yang ingin tetap bergaya, dan sekaligus mengekspresikan kebanggaan atas kotanya.

"Kami konsisten menghasilkan produk berkualitas. Untuk gaya desain selain masih membawa gaya khas Dagadu, juga mengangkat gaya ilustrasi baru yang lebih simpel," kata Direktur Utama PT Aseli Dagadu Djokdja A Noor Arief di Yogyatourium Jogja, Sabtu (10/11/2016).

Pada relaunching "Dagadu Baru.Seru", Arief mengatakan menjelang usia seperempat abad merupakan momentum tepat bagi Dagadu untuk melakukan banyak perubahan. Dagadu bercerita tentang Jogja dengan cara yang selalu baru, sudut pandang baru, gaya bertutur baru agar tetap seru.

"Yogyakarta adalah sebuah cerita yang selalu menarik untuk dibaca dan diceritakan. Dagadu sejak kelahirannya tekun membaca cerita tentang Yogyakarta dan menuturkannya kepada konsumen," katanya.

Menurut dia, "Dagadu Baru.Seru" adalah tema relaunching yang dimaknai sebagai momentum lahir kembali, juga momentum yang membawa ide-ide segar. Tidak hanya logo mata yang hadir baru, tetapi juga desain baru dan layanan pembelian yang semakin mudah.

"Kami melakukan relaunching karena pasar telah berubah sangat dinamis, dan tetap relevan dengan konsumen menjadi suatu keharusan. Konsumen memiliki gaya pakaian yang berbeda, gaya komunikasi yang khas, dan paparan teknologi yang masif," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Di sisi lain, Jogja yang menjadi sumber cerita Dagadu juga mengalami banyak dinamika. Kota Jogja telah berubah, begitu pula dengan konteks, "setting", dan audiens.

"Kota Yogyakarta menjadi lebih padat, anak muda yang menimba ilmu silih berganti datang dan pergi, destinasi wisata baru, dan kuliner yang inovatif. Dagadu harus bisa menangkap hal-hal yang aktual," kata Arief.

Arsitek Greg Wuryanto mengatakan Kota Jogja telah menjadi sumber inspirasi Dagadu. Dari sisi produk, Dagadu bisa bercerita tentang ruang seperti Malioboro, Tugu, dan situasi serta kondisi nyata Jogja.

"Cerita itu kemudian diungkapkan melalui tulisan dan gambar yang menarik yang dituangkan dalam berbagai produk terutama kaus sehingga menjadikan Dagadu salah satu ikon Yogyakarta," kata Greg.