PILKADA JOGJA : KPU akan Buka TPS di Rutan dan Rumah Sakit

Sri Surina, Komisioner KPU Kota Jogja membacakan visi misi kedua pasangan capres-cawapres peserta Pilpres 2014 kepada warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Wirogunan, Jogja, Kamis (3/7/2014). Kegiatan tersebut menitikberatkan kepada tata cara dan aturan pencoblosan Pilpres 2014 yang akan digelar pada Rabu (9/7/2014) mendatang. Satu tempat pemungutan suara (TPS) disediakan khusus di Lapas ini. (Desi Suryanto/JIBI - Harian Jogja)
12 Desember 2016 06:20 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

Pilkada Jogja akan mengakomodasi pemilih di rutan dan rumah sakit

Harianjogja.com, JOGJA- Komisi Pemilihan Umum Kota Jogja akan memfasilitasi masing-masing satu tempat pemungutan suara di Rutan dan Lapas Wirogunan Jogja pada Pilkada Kota Jogja, 15 Februari 2017.

"Akan ada tempat pemungutan suara (TPS) di Rutan dan Lapas Wirogunan. Bukan TPS khusus. TPS di rutan masuk sebagai TPS 10 Gunungketur, dan di lapas masuk sebagai TPS 11 Gunungketur," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja Wawan Budiyanto, Sabtu (10/11/2016).

Menurut dia, KPU Kota Jogja juga sudah memasukkan daftar warga binaan yang ada di rutan dan lapas tersebut sebagai pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Jumlah warga binaan yang memenuhi syarat sebagai pemilih untuk Pilkada Kota Jogja 2017 di Rutan Wirogunan tercatat 63 orang, dan di Lapas Wirogunan tercatat 54 orang.

Sedangkan untuk kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di rutan dan lapas akan berasal dari petugas yang ada di kedua instansi tersebut.

"Bagi petugas rutan atau lapas yang bertugas pada hari H pemungutan suara dan memiliki hak untuk memilih, bisa menggunakan formulir A5 sehingga bisa memilih di TPS tersebut," katanya.

Selain TPS di rutan dan lapas, KPU Kota Jogja juga akan membuka satu TPS di rumah sakit yaitu di RS Panti Rapih. Meskipun berada di rumah sakit, namun TPS tersebut bukan merupakan TPS khusus.

"TPS di Panti Rapih adalah TPS untuk masyakarakat umum. Hanya saja, lokasinya memang di rumah sakit sehingga bisa dimanfaatkan untuk memfasilitasi petugas medis dan pasien yang kebetulan sedang berada di rumah sakit tersebut pada hari H pilkada," katanya.

KPU Kota Jogja menetapkan sebanyak 298.989 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tersebar di 794 TPS. KPU sedang melakukan sosialisasi DPT ke wilayah.

"Warga yang belum terdata sebagai pemilih masih bisa menggunakan hak pilihnya dengan membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) atau surat keterangan penduduk Kota Yogyakarta pada hari H pemungutan suara. Pelayanan akan dilakukan setelah pukul 12.00 WIB," katanya, seperti dikuti dari Antara.