GEMPA ACEH : Bantuan dari Jogja Diberangkatkan dengan Pesawat Hercules

15 Desember 2016 19:55 WIB Sleman Share :

Gempa Aceh mengundang perhatian dari Jogja

Harianjogja.com, SLEMAN- Bantuan dari posko masyarakat dan mahasiswa aceh yang ada di Yogyakarta diberangkatkan dengan pesawat Hercules menuju Aceh pada Kamis (14/12/2017) siang.

Ketua posko gempa Aceh di Jogja, Barral Muhharam mengatakan posko gempa Aceh-Yogyakarta telah mengumpulkan dana sejumlah Rp170 juta. Kemudian dengan dama tersebut  sebagian besar dibelikan barang berupa logistik dan bekerjasama dengan TNI AU untuk transportasi pengiriman.

Ia mengatakan sejumlah barang yang dikirim berupa tenda, lampu penerangan, sarung, selimut, peralatan sekolah, peralatan Ibadah di masjid, dan pelaratan bayi dan wanita.

Sementara itu untuk pengiriman bantuan posko sudah bekerjasama dengan Lanud Adisutjipto menggunakan pesawat hercules C-130 langsung dari Bandara Adisutjipto menuju Lanud Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh.

"Bantuan ini neeupakan amanah dari masyarakat Jogja yang diemban oleh relawan yang ikut mengantar langsung ke Aceh. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita di sana," kata dia, Kamis (14/12/2016).

Sementata itu, Kadisops Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb. Indan Gilang Buldansyah mengatakan, pihaknya turut prihatin dengan kejadian bencana alam yang terjadi di Aceh beberapa hari yang lalu.

Gempa yang terjadi di kabupaten Pidie Jaya berkekuatan 6,5 SR merobohkan sepuluh masjid, ratusan rumah masyarakat, dan harus membuat 80.000 warga mengungsi.

Indan menjelaskan meski pihaknya tidak bisa nemenuhi semua keinginan untuk memberangkatkan semua relawan dan hanya memberikan fasilitas terhadap empat relawan pihaknya tetap berharap dengan bantuan yang diberikan semoga dapat membantu para korban dan relawan yang berangkat dapat mendiatribusikan bantuan dengan maksimal.

"Kita jelas memberikan atensi atas terjadinya bencana tersebut, semoga dengan bantuan baik berupa barang, tenaga, dan doa dapat neringankan beban saudara kita di sana," katanya saat ditemui di base ops Lanud Adisutjipto.