KAMPUS JOGJA : Teknologi Mineral UPNV Terima Hibah Software Rp14 Miliar

18 Desember 2016 14:20 WIB Sleman Share :

Kampus Jogja UPNV menerima bantuan pendidikan.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Fakultas Teknologi Mineral (FTM) Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV) Yogyakarta mendapatkan bantuan hibah berupa software pendukung eksplorasi tambang dari PT Micromine Perdana Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, 20 software pendukung laboratorium tambang mineral senilai Rp14 miliar tersebut diberikan secara cuma-cuma.

Direktur PT Micromine Perdana Indonesia M. Lobo Bella mengungkapkan, software micromine merupakan sarana yang sangat membantu mahasiswa yang berkecimpung di dunia pertambangan. Dengan software micromaine para mahasiswa dapat membuat perencanaan tambang, mulai eksplorasi sampai menghitung nilai keekonomiannya. Bahkan software micromine ini bisa pula digunakan untuk menghitung nilai keekonomian cadangan sumber daya mineral.

"Pada intinya software micromine ini suatu tool yang bisa digunakan untuk memperhitungkan  dari batu bara menjadi cadangan mineral," ujarnya seusai penandatanganan nota kesepakatan kerjasama dengan UPNV Yogyakarta, Jumat (16/12/2016).

Lebih lanjut dia menegaskan, software itu  tidak hanya penting bagi penelitian mahasiswa aktif di kampus, tapi juga penting untuk pengembangan karier alumni.

Selain memberikan bantuan software, pihaknya juga ingin mengembangkan UPNV Yogyakarta sebagai barometer dan training centre Micromine.

"Kita akan evaluasi dan target supaya ada manfaatnya seoptimal mungkin spt micromike dalam mengoptimalkan pertambangan. Tidak ada gunanya bila adik-adik mahasiswa  nanti tidak memanfaatkan secara sungguh-sungguh fasilitas ini," tandasnya.

Lebih lanjut dia mengutarakan latar belakang menyalurkan bantuan senilai miliran rupiah itu. Lobbo Bella menegaskan, tidak ada tendensi  apa-apa di balik niat tulus perusahaannya memberikan hibah software mahal tersebut. Konsep hibah tersebut hanyalah bagian dari program corporate social responbility (CSR) dari perusahannya.

Dia melihat selama ini lulusan dari FTM UPNV tersebar di hampir seluruh perusahaan tambang mineral. Dia hanya menangkap hal itu sebagai peluang untuk mendapatkan calon-calon sumber daya manusia yang kompeten di bidang pertambangan mineral.

Kebetulan pula PT Micromine memiliki kedekatan dengan keluarga besar Ikatan Alumni Tambang (Ikata) FTM UPNV Yogyakarta. Dalam puncak acara dies natalis kampus, Ikata menyempatkan diri untuk datang ke kampus sekaligus memboyong PT Micromine yang membawa bantuan software miliaran rupiah itu.

"Selama ini kami memang sangat dekat dengan PT Micromine sehingga kami ingin memberikan kontribusi bagi almamater kami. Salah satunya menjembatani kerjasama ini," jelas Ketua Ikata FTM UPNV Priyadi menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Priyadi juga menggelar acara yang berkonsep Ikata  Pulang Kampus. Kegiatan Ikata Pulang Kampus diharapkan bisa menguatkan silaturahmi antara alumni dan mahasiswa aktif serta para dosen.

Sementara Rektor UPNV Yogyakarta Sari Bahagiarti Kusumayudha mengungkapkan, saat ini kampusnya  sedang ditunjuk Kemenristek Dikti untuk meningkatkan akreditasi dari B menjadi A. Upaya ke arah itu sudah dilakukan dengan kerja keras tapi ternyata belum menuai hasil menggembirakan.

"Kami sudah menyiapkan boran tapi nilainya baru 345 padahal untuk mencapai A harus lebih 360," paparnya.

Dengan adanya sumbangan ini diharapkan nilainya akan langsung melonjak. Dia menyebut hibah software mahal itu  menjadi penyemangat tersendiri dalam upaya mengejar target akreditasi.