Advertisement
WISATA JOGJA : Berburu Foto Bertema Imlek di Kampung Pecinan
Advertisement
Wisata Jogja pada Hari Raya Imlek ramai di Kampung Ketandan
Harianjogja.com, JOGJA-Libur perayaan Imlek, kawasan pedestrian Malioboro menjadi sasaran para wisatawan dari berbagai daerah. Tak terkecuali kawasan pecinan di Kampung Ketandan yang kini semakin bersolek menyambut Tahun Ayam Api.
Advertisement
Dari pantauan Harianjogja.com di lokasi, Minggu (29/1/2017), daya tarik kawasan pecinan Jogja ini sudah tampak dari Gapura Kampoeng Ketandan. Memasuki Jalan Ketandan Kulon, sejumlah anak muda dan wisatawan juga tampak berpose dan berswafoto di sekitar Kampung Ketandan.
Sejak beberapa pekan lalu, kampung yang banyak ditinggali masyarakat etnis Tionghoa ini mulai dipercantik. Tampak beberapa rumah dan bangunan tua dengan arsitektur Tiongkok tampil dengan hiasan khas Imlek. Bahkan, beberapa bangunan tampak dicat ulang dengan warna-warna khas pecinan, seperti kuning, merah dan emas.
"Tadi jalan-jalan di Malioboro, lalu lihat ada gapura bentuknya ada naganya. Momennya pas Imlek juga dan baru tahu ini Kampung Pecinannya Jogja," ujar Lutfi salah satu wisatawan asal Sukabumi.
Tak hanya Lutfi, beberapa anak muda juga tampak berfoto-foto di sekitar kampung yang banyak berderet toko-toko emas. Bangunan-bangunan bergaya arsitektur Tiongkok tempo dulu juga masih tampak berdiri kokoh di kampung ini. Beberapa bangunan yang diperbarui catnya tampak menjadi lokasi foto yang menarik sejumlah anak muda.
"Akhir-akhir ini, sering lihat di Instagram, foto-foto bangunan pecinan warna kuning ini. Lalu, saya coba cari tahu ternyata ada di Kampung Ketandan," ujar Santi, salah satu pelajar asal Magelang yang sedang berlibur ke Jogja.
Selama ini, Kampung Ketandan juga menjadi salah satu pusat penyelenggaraan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY). Tak heran jika sebutan kampung pecinan atau Chinatown Jogja untuk kampung ini semakin kental.
Bekti, selaku Koordinator Panitia Pelaksana PBTY XII, mengatakan dua bangunan yang dipercantik dan menjadi daya tarik baru di kawasan pecinan ini merupakan upaya yang dilakukan Pemkot Jogja untuk mengembalikan wajah kawasan pecinan Ketandan di masa lampau.
"Itu upaya dari Dinas Kebudayaan Kota Jogja untuk mengembalikan fasad-fasad [muka bangunan] ke tampilan bangunan jaman dulu yang ada di Kampung Ketandan. Sehingga dengan adanya pengecatan dua bangunan tersebut, semakin menghidupkan Kampung Ketandan sebagai Chinatown Kota Jogja," jelas Bekti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Hari Ini, Sal Priadi CS Manggung di Lapangan Pancasila UGM
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
Advertisement
Advertisement




