Advertisement
THE LOST WORLD CASTEL : Masih Jadi Pro-Kontra, Jumlah Kunjungan Membludak
Advertisement
The Lost World Castel, Pemkab akan melakukan pembahasan
Harianjogja.com, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan membahas nasib bangunan The Lost World Castel di Dusun Petung, Kepuharjo, Cangkringan hari ini, Senin (6/2/2017). Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari pemberian surat peringatan (SP) satu dan dua yang dilakukan Pemkab. Di sisi lain, tingkat kunjungan wisatawan ke lokasi tersebut terus naik.
Advertisement
Dari pantauan Harianjogja.com, Minggu (5/2/2017) jumlah kunjungan masyarakat ke The Lost World Castel membludak. Jumlah pengunjung mencapai sekitar 5.000 orang. Ratusan kendaraan terparkir di sekitar kawasan tersebut. Selain didominasi kendaraan roda dua, banyak pengunjung yang datang menggunakan kendaraan roda empat. Wahana tersebut, rupanya benar-benar menjadi primadona baru bagi masyarakat.
“Saya Cuma ingin tahu lokasinya. Dengar-dengar mau ditutup Pemkab, jadi sebelum ditutup saya sempatkan ke sini,” ujar Irawan, mahasiswa UGM di lokasi wahana tersebut.
Sebelumnya, Ketua Paguyuban Desa Wisata Petung Subagyo berharap, Pemkab tidak menutup lokasi wisata tersebut. Menurutnya, warga ikut menanamkan investasi di sekitar lokasi benteng tersebut. Nilai investasi warga bahkan mencapai Rp300 juta.
"Jadi warga menginvestasikan saham disini, per lembar Rp1 juta. Uang itu bukan untuk castel tetapi buat area wisata Petung untuk warga sendiri," paparnya, Jumat (3/2/2017) lalu.
Selain untuk lahan parkir, investasi yang dihimpun dari warga digunakan juga untuk membuat gapura dan stonehank. Meski begitu, baik wisata Petung maupun castel berada dalam satu wadah managemen. "Stonehank itu satu paket wisata, jika wisatawan berkunjung ke lokasi tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




