Advertisement

BENCANA GUNUNGKIDUL : Seorang Petani Tewas Tersambar Petir saat Panen Padi

Irwan A Syambudi
Rabu, 08 Februari 2017 - 18:03 WIB
Nina Atmasari
BENCANA GUNUNGKIDUL : Seorang Petani Tewas Tersambar Petir saat Panen Padi

Advertisement

Bencana Gunungkidul terjadi dan menghilangkan nyawa seorang petani

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Nasib tragis menimpa Parno Suyanto,60, Warga Dusun Purworejo, Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul. Dia tewas seketika akibat tersambar petir saat memanen padi di persawahan miliknya.

Advertisement

Kapolsek Ngawen, AKP Agus Sunarno mengatakan peristiwa yang menimpa Parno terjadi pada Rabu (8/2/2017) sekitar pukul 13.30 WIB. Menurut Agus, saat kejadian, Parno sedang bersama Widodo yang juga ikut memanen padi.

Namun karena hujan deras, Widodo pun berhenti dan mencari tempat teduh. “Korban sempat diajak berteduh oleh saksi [Widodo], tapi dia [Parno] tidak mau karena pekerjaanya masih tanggung,” ungkap Agus, kemarin.

Ajakan yang tidak langsung diindahkan oleh korban tersebut, kata Agus kemudian membuat celaka. Parno yang masih memanen padi di tengah persawan saat hujan deras, tiba-tiba tersambar petir dan tewas seketika. Widodo yang melihat kejadian tersebut kaget dan segera meminta pertolongan.

Lanjut Agus, setelah dilakukan pengecekan oleh tim medis. Parno mengalami luka bakar cukup parah yang mengakibatkannya tewas seketika. "Korban mengalami luka bakar parah di kepala bagian kiri,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Iran Tolak Usulan Damai AS, Konflik Timur Tengah Kembali Memanas

Iran Tolak Usulan Damai AS, Konflik Timur Tengah Kembali Memanas

News
| Sabtu, 04 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement