Advertisement
HARI PEDULI SAMPAH : Nenek Moyangku Orang Pelaut, Bukan Pembuang Sampah di Laut
Advertisement
Hari peduli sampah di Gunungkidul mengambil tema nenek moyangku seorang pelaut bukan pembuang sampah di laut
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan penanaman 10.000 bibit pohon. Program reboisasi dilakukan sebagai upaya mendukung pengembangan pariwisata yang nyaman dan lestari.
Advertisement
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul Khairudin mengatakan, penanaman pohon yang dilakukan tersebar di sejumlah titik, mulai dari kawasan sepanjang pantai, juga menyasar di kawasan perkotaan. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya penghijauan sehingga kelestarian lingkungan di Gunungkidul dapat terus dijaga.
“Harapannya dengan kegiatan ini, warga jadi sadar dan semakin peduli terhadap lingkungan sekitar,” kata Khairudin kepada wartawan, Jumat (24/2/2017).
Dia menjelaskan, hari peduli sampah pada tahun ini mengambil tema nenek moyangku seorang pelaut bukan pembuang sampah di laut. Menurut Khairudin, tema itu diambil sebagai bentuk komitmen terhadap masalah sampah yang dikaitkan dengan pengembangan wisata bahari.
“Pasti akan kami dukung. Apalagi di Gunungkidul wilayah pantai menjadi destinasi unggulan,"katanya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Salah satunya dengan menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kita harus jaga karena kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penting dalam pengembangan parisiwata di Gunungkidul,” kata Badingah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement




