Advertisement

PERAMPOKAN JOGJA : 10 Menit, Pelaku Gasak Perhiasan Senilai Rp25 Juta

Sunartono
Rabu, 15 Maret 2017 - 08:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PERAMPOKAN JOGJA : 10 Menit, Pelaku Gasak Perhiasan Senilai Rp25 Juta

Advertisement

Perampokan Jogja terjadi di Mergangsan.

Harianjogja.com, JOGJA -- Aksi perampokan terjadi di Perumahan Green House Blok RF 4/11 RT80/RW23 Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Jogja, Selasa (14/3/2017) pagi. Dua orang pelaku masuk ke rumah dengan mengaku sebagai tukang servis lalu membekap pembantu rumah tangga (PRT) dan mengurasi perhiasan.

Advertisement

Baca Juga : http://m.solopos.com/2017/03/14/perampokan-jogja-sekap-pembantu-kuras-rumah-dokter-801436">PERAMPOKAN JOGJA : Sekap Pembantu, Kuras Rumah Dokter

Rumah tersebut milik pasangan suami istri Setyo Wandito, seorang dokter spesialis anak di RSUP Sardjito dan Wulandari yang juga PNS Pemkot Jogja. Saat peristiwa perampokan itu terjadi, keduanya sedang beraktivitas di kantor. Rumah hanya ditunggu oleh pembantunya yang bernama Dalinem, 53, warga Jati RT06 Sriharjo, Imogiri, Bantul.

Pemilik rumah, Wulandari menambahkan, pelaku masuk ke dalam kamar dan membuka paksa almari dan mengambil seluruh perhiasan total Rp25 juta. Pembantunya dibekap di sebuah ruangan yang kebetulan agak luas. Tetangga sempat mendengar teriakan Dalinem, namun tidak menyadari ada perampokan. Sejumlah tetangga baru datang setelah kedua perampok pergi. Aksi perampokan itu diperkirakan hanya sekitar 10 menit.

"Satu pembantu, kalau pagi tidak tidur di sini. Kami belum tahu siapa pelakunya, infonya [dari Dalinem] orangnya paruh baya, bilang mau servis rumah dan bawa meteran juga," kata dia.

Kapolsek Mergangsan Bambang Murdo menyatakan, berdasarkan keterangan saksi, pelaku berjumlah dua orang menggunakan motor jenis matik. Modus perampokan dengan mengaku tukang servis atau teknisi memang kerap terjadi di berbagai kota lain di Indonesia. Oleh karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Pihaknya tengah mengumbulkan barangbukti terutama mencari rekaman CCTV.

"Saat ini dalam penyelidikan kami," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak

Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak

News
| Sabtu, 04 April 2026, 17:07 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement