HUT ke-81 RI, Pekerja Seni Budaya Pakem Dapat Perlindungan BPJamsostek
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Ilustrasi jenazah (google)
Kecelakaan Bali mengenai kematian peserta study tour mendapat perhatian Bupati
Harianjogja.com, SLEMAN- Yuda Setya wardana siswa kelas 8 MTS N Tempel yang sempat dikabarkan hilang secara misterius di Pulau Dewata ketika mengikuti acara study tour sekolahnya pada 30 Maret hingga 2 April 2017 lalu akhirnya dimakamkan di Tanjung, Tanjung, Sumberejo, Tempel, Jumat (7/4/2017)
Baca Juga : http://m.solopos.com/2017/04/07/kabar-duka-hilang-beberapa-jam-saat-study-tour-ke-bali-siswa-mtsn-2-tempel-meninggal-dunia-808223">KABAR DUKA : Apa Penyebab Siswa MTsN 2 Tempel Meninggal di Bali
Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan ucapan belasungkawa pada keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, berdasarkan informasi warga sekitar, Yuda merupakan sosok yang santun dan berprestasi disekolah serta menjadi kebanggaan keluarga. Sri juga memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih pada Bupati Tabanan beserta jajaran pejabat setempat yang telah menaruh perhatian besar dari proses pencarian hingga menanggung seluruh biaya perawatan almarhum.
"Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Tabanan yang selalu bergantian mendampingi selama proses pencarian almarhum hingga menanggung seluruh biaya perawatan," kata Sri usai melayat ke rumah korban.
Sementara itu Hartono, salah satu guru pendamping yang ikut dari proses awal keberangkatan hingga pencarian menyampaikan, kronologi awal hilangnya Yuda bermula selepas salat Jumat di area dekat wisata Bedugul. Selesai salat para guru mengabsen 4 rombongan bis yang diisi 153 siswa. Namun Yuda dikabarkan pergi berlari dan tidak ada yang mengetahui keberadaannya.
Para guru dan crew travel tour mencari hingga maghrib namun tidak membuahkan hasil. Akhirnya pihak sekolah melaporkan pada kepolisian terdekat. Sabtu pagi pihak sekolah mendapat kabar dari petani kebun anggur yang melihat anak di jurang dengan kedalaman lebih kurang 30 meter di dekat kebunnya.
"Kami langsung menyusuri jurang tersebut dibantu warga dan babinsa setempat dan pada pukul 17.00 WITA dapat kami evakuasi menuju RSUD Tabanan," kata Hartono.
Yuda sendiri menurut Hartono sempat dirawat beberapa hari dan menjalani operasi pada bagian kepala. "Saat dirawat kondisinya terus menurun dan akhirnya Kamis sore 6 April pukul 17.20 WITA Yuda meninggal", jelas Hartono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 3 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.
34 santri korban dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam masih dirawat di RSI Siti Hajar dan dijadwalkan pulang Kamis pagi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 3 September 2026 tersedia dari Yogyakarta hingga Palur. Cek waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Hasil TKA tahun ini bisa diakses mandiri peserta melalui laman resmi TKA. Kemendikdasmen mengubah mekanisme pengumuman hasil tes.