Advertisement

BANDARA KULONPOGO : Soal Pengosongan, Pemkab Kulonprogo Minta Waktu Sampai Akhir Juli

Rima Sekarani
Minggu, 16 April 2017 - 12:19 WIB
Mediani Dyah Natalia
BANDARA KULONPOGO : Soal Pengosongan, Pemkab Kulonprogo Minta Waktu Sampai Akhir Juli

Advertisement

Bandara Kulonprogo, warga yang memilih relokasi diharapkan segera memulai pembangunan.

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pemkab Kulonprogo resmi mengajukan surat permohonan pemunduran batas waktu pengosongan lahan bagi warga terdampak New Yogyakarta International Airport (NYIA) kepada PT Angkasa Pura I, Selasa (11/4/2017) lalu. Warga terdampak yang memilih relokasi kembali diimbau segera memulai pembangunan rumah agar bisa segera pindah paling lambat akhir Juli nanti.

Advertisement

Penjabat Bupati Kulonprogo, Budi Antono mengatakan, sebelumnya batas waktu pengosohan lahan dijadwalkan pada 10 Mei 2017. Namun, pembangunan rumah di lahan relokasi dipastikan belum rampung saat itu sehingga warga tidak mungkin sudah bisa pindah.

“Kami mengajukan perpanjangan sampai 31 Juli. Nanti mungkin ada semacam adendum,” ujar Budi, Jumat (14/4/2017).

Budi memaparkan, saat ini Pemkab Kulonprogo sedang menunggu jawaban dan respon dari PT Angkasa Pura I. Sembari menanti, persiapan lahan relokasi terus berjalan. Tahap pengurukan ditargetkan benar-benar tuntas pada akhir April ini agar warga bisa mulai membangun rumah paling lambat awal Mei besok.

Warga terdampak yang memilih relokasi juga diminta segera memulai pembangunan, terutama mereka yang lahannya sudah siap. Budi berharap warga terdampak cukup menggunakan pilihan tipe rumah yang sudah disediakan. Modifikasi dan pengembangan konstruksi sebaiknya dilakukan setelah bangunan jadi demi efektivitas dan efisiensi waktu pengerjaan. Namun jika lahan yang menjadi bagian warga bersangkutan masih dalam proses pengurukan, mereka diharapkan tetap mengisi waktu dengan melakukan persiapan lain seperti membuat tulangan, kusen, dan daun pintu.

Menurut Budi, sikap warga soal kapan memulai pembangunan rumah di lahan relokasi memegang peran krusial dalam upaya negosiasi yang akan kembali ditempuh oleh Pemkab Kulonprogo. Dia mengaku semua pihak mesti turut berupaya agar tidak ada pemunduran waktu lagi setelah berunding ulang dengan PT Angkasa Pura I. Jika warga terus menunda, pihaknya pun optimis dengan adanya perpanjangan waktu hingga 31 Juli. “Konsultan juga cuma mendampingi sampai awal Agustus. Kalau mundur lebih dari 31 Juli, bakal ada kendala lain. Jadi lebih baik dilakukan percepatan,” kata Budi.

Sementara itu, Humas Proyek Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, Gani Wijaya mengungkapkan, jadwal pembangunan yang telah disusun pada dasarnya tidak bisa diubah. Meski begitu, permohonan dari Pemkab Kulonprogo tetap disampaikan ke kantor pusat sebagai langkah tindak lanjut. “Direksi akan menyampaikan ke kementerian. Nanti kita tunggu arahnya seperti apa. Bisa jadi akan ada kebijakan sendiri dari pusat,” ucap Gani.

Sebelumnya, Project Manager Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, R.Sujiastono meminta warga terdampak segera pindah agar tidak merasa terganggu saat pembangunan fisik mulai digencarkan. Dia juga berharap Pemkab Kulonprogo mempercepat persiapan lahan relokasi agar dapat segera dimanfaatkan warga.

Soal pengajuan pemunduran batas waktu pengosongan lahan, Sujiastono menyatakan akan tetap mengikuti jadwal yang telah disusun karena pembangunan tidak bisa mundur. Kendati demikian, dia mengatakan bakal ada pertimbangan khusus jika Pemkab Kulonprogo benar-benar ingin bernegosiasi mengenai perkara itu. Dia pun menjelaskan jika pengerjaan pembangunan bisa dilakukan di lahan yang sudah kosong terlebih dahulu.

“Nanti saya lihat dulu schedulenya. Kalau memang belum [kosong] ya saya cari di tempat lain,” ujar Sujiastono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Ternyata Selat Hormuz Sudah Dilintasi Ratusan Kapal

Ternyata Selat Hormuz Sudah Dilintasi Ratusan Kapal

News
| Sabtu, 04 April 2026, 17:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement