INFRASTRUKTUR KULONPROGO : Proyek Jembatan Layang Ngelo Kembali Gagal Lanjut

Kios di Pasar Sentolo sepi pengunjung, Selasa(22/3/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI - Harian Jogja)
18 April 2017 18:05 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Infrastruktur Kulonprogo berupa Jembatan Ngelo gagal dilanjutkan lagi

Harianjogja.com, KULONPROGO-Proyek jembatan layang yang sedianya dibangun di ruas jalan Sentolo-Ngelo, kembali gagal dilanjutkan. Sebelumnya, pembangunan yang menelan biaya Rp7 miliar ini, ditargetkan selesai akhir Desember 2016.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU PKP) Kabupaten Kulonprogo, Nurcahyo pada Senin (17/4/2017) menyebutkan kegagalan disebabkan karena pemerintah tidak mampu membebaskan empat bidang tanah terdampak pembangunan.

Hingga kini belum ada kesepakatan harga tanah antara pemkab dan pemilih tanah.

Pemerintah telah memiliki anggaran tertentu untuk pembebasan lahan, namun demikian pemilik lahan meminta harga tanah lebih tinggi dibanding harga yang dinilai tim penilai independen.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendekatan dengan pemilik lahan, namun sampai sekarang masih belum ada tanda-tanda kesepakatan.

"Penyelesaian pembangunan jembatan Ngelo belum dilanjutkan sampai batas waktu yang belum ditentukan," tandasnya.

Anggota Komisi II DPRD Kulon Progo Muhtarom Asrori mengharapkan Jembatan Sentolo segera dapat diselesaikan, sehingga Pasar Sentolo baru lebih ramai. Menurut dia, perkembangan pasar Sentolo baru juga sangat bergantung pada penyelesaian proyek jembatan ini.