KRIMINAL JOGJA : Copet di dalam Kereta Api dan di Stasiun Lempuyangan Ditangkap

19 April 2017 15:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Kriminal Jogja terjadi di kawasan kereta api

Harianjogja.com, JOGJA-PT.Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 6 Jogja mengimbau semua penumpang untuk lebih berhati-hati. Dalam sehari, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) berhasil mengamankan empat copet.

"Yang dicopet rata-rata teleon genggam, dompet, dan tas," kata Manager Humas PT.KAI Daop 6 Jogja, Eko Budianto, Rabu (19/4/2017) siang.

Eko mengatakan dua kejadian terjadi di area Stasiun Lempuyangan. Kejadian pertama terjadi pada Rabu dini hari saat ada laporan penumpang Kereta Sri Tanjung yang kehilangan telepon selular. Petugas kemudian mengecek kamera pemantau atau Closed Circuit Television (CCTV) diketahui seorang pemuda berumur sekitar 28 yang mengambil handphone.

Petugas kemudian menginterogasi pemuda tersebut. "Pelaku sempat mengelak namun setelah digeledah ditemukan barang bukti HP di tasnya," kata Eko.

Selang beberapa jam kemudian Polsuska kembali mengamankan pria seusai mencopet penumpang KA Prameks. Kedua pelaku sampai Rabu siang masih diintrogasi di Stasiun Tugu Jogja sebelum diserahkan ke polisi.

Sementara dua kejadian lainnya terjadi di Stasiun Balapan Solo, yang masih area kerja Daop 6. Eko mengatakan semua pelaku merupakan penumpang kereta yang memiliki tiket resmi seingga penumpang perlu meningkatkan kewaspadaan.

Eko menambahkan, jelang Ramadan ini, pihaknya sudah meningkatkan pengamanan untuk menghindari aksi kriminalitas dalam stasiun mau pun kereta api. Kendati demikian, ia tetap mengimbau masyarakat juga waspada.

"Menjelang lebaran kebutuhan masyarakat meningkat, berakibat potensi tindak kejahatan mengalami meningkat di area publik termasuk di transportasi kereta api," imbau Eko.