UJIAN NASIONAL 2017 : Ribuan Siswa di DIY Ikut Ujian Susulan

Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji saat memantau permasalahan UNBK tingkat SMK lewat monitor di ruang kerja tim Help Desk, Senin (10/4/2017). (Arif Wahyudi/JIBI - Harian Jogja)
19 April 2017 16:55 WIB Jogja Share :

Ujian Nasional di DIY akan diikuti ribuan siswa

 
Harianjogja.com, JOGJA - Sebanyak 1117 siswa di DIY kembali melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Selasa - Rabu (18-19/4/2017) ini.

Ribuan siswa ini adalah peserta ujian yang gagal melakukan UNBK dua pekan lalu akibat kendala teknis sehingga harus melakukan ujian susulan.

Persiapan matang dilakukan masing-masing sekolah dalam UNBK susulan agar para siswanya bisa tenang mengerjakan soal ujian. Sekolah tidak menginginkan kendala teknis seperti saat UNBK beberapa waktu lalu terulang saat ujian susulan kali ini.

Di SMK Negeri 6 Jogja, pengecekan server dilakukan sejak Senin (17/4/2017) lalu. Persiapan matang sengaja dilakukan dua hari sebelum ujian susulan di sekolah itu agar saat pelaksanaan tes berjalan lancar tanpa kendala apapun. Pihak sekolah juga kembali melayangkan surat permohonan kepada PLN agar tidak ada pemadaman listrik saat ujian berlangsung.

Sebagaimana jadwal, sebanyak 30 siswa jurusan Patiseri SMK Negeri 6 Jogja akan melakukan ujian susulan, Rabu siang. Para peserta dari sekolah itu akan ikut ujian di sesi kedua.

Kepala SMK Negeri 6 Jogja Rustamaji mengungkapkan, persiapan jelang ujian susulan kali ini lebih matang.

"Semuanya sudah kami persiapkan secara matang sejak dua hari lalu. Ini sudah ujian susulan, jadi harus sukses terlaksana," ujar dia kepada Harianjogja.com, Selasa (18/4/2017) sore.

Sebanyak 30 siswa dari SMK Negeri 6 Jogja terpaksa ujian ulang karena soal tidak muncul di layar komputer saat pelaksanaan ujian hari terakhir, dua pekan lalu.

Sementara pelaksanaan ujian susulan di SMA Negeri 1 Jogja sudah berlangsung, Selasa pagi. Kebetulan ada satu peserta ujian dari sekolah ini yang absen saat pelaksanaan UNBK tingkat SMA pekan lalu.
Kepaka SMA Negeri 1 Jogja Rudi Prakanto mengatakan, satu siswanya mengikuti ujian soal bahasa Indonesia dan Matematika.

"Satu siswa kami itu kan tidak bisa ikut ujian di hari pertama dan kedua karena opname di rumah sakit. Jadi dia sesuai jadwal ikut ujian susulan hari pertama dan langsung dua sesi sekaligus. Sesi pertama bahasa Indonesia disambung sesi kedua ujian matematika," ujar Rudi.