LOWONGAN GUNUNGKIDUL : Pendaftaran Ditutup, Pansel Siap Bekerja Menyeleksi

ilustrasi (abufahmiabdullah.wordpress.com)
30 April 2017 13:22 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Lowongan Gunungkidul untuk duduk di pemerintahan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL  – Pendaftaran lelang terbuka untuk kepala Organisisasi Perangkat Daerah (OPD) resmi ditutup pada Jumat (28/4/2017) pukul 15.30 WIB. Hingga batas akhir penutupan, ada 51 pelamar.  Untuk itu, Panitia Seleksi memastikan tidak ada masa perpanjangan masa pendaftaran karena di masing-masing lowongan sudah memenuhi kuota minimal.

Baca Juga : http://www.harianjogja.com/?p=813589">LOWONGAN GUNUNGKIDUL : Kepala DPMPT Paling Banyak Diminati Pelamar

Kepala Bidang Mutasi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Gustijaningsih menyampaikan setelah masa pendaftaran ditutup, kesekretariatan akan menyerahkan berkas pelamar ke pansel. Selanjutnya, pansel akan melakukan seleksi administrasi terhadap kelengkapan berkas dari masing-masing pelamar.

“Untuk seleksi ini, kami serahkan sepenuhnya ke pansel. Sebab untuk kesekretariatan hanya membantu tugas dari pansel dalam pelaksanaan seleksi,” katanya lagi, Jumat (28/4/2017).

Hal senada diungkapkan oleh Kepala BKPP Gunungkidul Sigit Purwanto. Menurut dia, tanggung jawab seleksi sepenuhnya berada di tangan pansel yang beranggotakan lima orang itu. “Kita hanya membantu saja,” katanya.

Melihat dari jumlah pelamar yang masuk, Sigit mengaku bersyukur. Sebab dengan pelamar di setiap OPD yang melebihi empat orang ini, maka pansel tidak perlu lagi memperpanjang masa pendaftaran. “Setelah ini [masa pendaftaran] ditutup, maka proses akan dilanjutkan ke tahapan selanjutnya seperti seleksi administrasi hingga tes uji kompetensi masing-masing calon,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajat Ruswandono menargetkan proses seleksi terbuka Kepala OPD yang kosong dapat selesai di akhir Mei nanti. Ia pun berharap, jadwal yang telah disusun dapat dilaksanakan tepat waktu sehingga prosesnya dapat selesai tepat waktu. “Ditargetkan di akhir Mei nanti, bupati sudah bisa memilih nama-nama yang akan menduduki jabatan yang masih kosong,” katanya.