Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Benarkah Cucu Krakatau? Ini Kata Pakar
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Massa melakukan demonstrasi di Jalan Malioboro, Rabu (3/5/2017). Mereka menolak keberadaan taksi online. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Polemik taksi online coba ditengahi Pemda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN -- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY meminta kepada manajemen taksi online untuk segera menghentikan aktivitas perekrutan driver sebelum ada kejelasan Peraturan Gubernur DIY, dalam mediasi di Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Senin (8/5/2017). Dalam mediasi tersebut ratusan kru taksi konvensional melakukan aksi demonstrasi di Kantor Dishub DIY.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=815534">POLEMIK TAKSI ONLINE : Pihak Taksi Konvensional Tak Puas dengan Hasil Mediasi, Ini Penyebabnya
Plt Kepala Dishub DIY Gatot Saptadi mengatakan, pihaknya masih menggodok Pergub terkait taksi online. Karena itu ia meminta kepada penyedia aplikasi online untuk tidak menghentikan aktivitas rekrutmen sopir taksi online sebelum Pergub diterbitkan.
"Tadi saya sampaikan karena tidak bisa memutuskan kami minta komitmennya untuk stop dulu rekrutmen driver, sampaikan ke pusat sambil menunggu Pergub. Kalau aturannya sudah pasti, rekrutmen diatur juga," ungkapnya Gatot, Senin (8/5/2017).
Dalam pertemuan, Gatot mengakui ada keterbatasan dari pihak taksi online. Mereka berdalih tidak bisa memutuskan segala hal yang dibahas dengan alasan menjadi kewenangan pusat. Namun, ia sudah meminta komitmen manajemen aplikasi tersebut yang berada di Jogja untuk segera melaporkan ke Jakarta. "Keterbatasannya, manajemen perusahaan ada di Jakarta mereka tidak berani memutuskan iya dan tidak jadi di sini pelaksana saja," ucapnya.
Gatot berharap, pertemuan dari kedua pihak bisa terus dilakukan secara intensif. Namun tidak dengan pengerahan massa. Bahkan, ia sepakat jika antara konvensional dengan online berkolaborasi memberikan layanan kepada masyarakat.
Manajer Grab Area Jogja Hervy Deviyanto juga tampak dalam pertemuan tersebut. Meski demikian, saat akan dimintai konfirmasi enggan memberikan keterangan secara detail. Bukan pertama kalinya, pihak perusahaan Grab enggan memberikan keterangan. Saat dimintai konfirmasi Harian Jogja di sebuah hotel di Jalan Urip Sumoharjo beberapa waktu lalu juga enggan memberikan keterangan. Uniknya, jika ada pihak yang akan mendekat ruang manajer harus lebih dahulu mematikan seluruh ponsel yang dibawa.
"Maaf kami belum bisa memberikan pernyataan, semoga bisa dimaklumi. Kalau soal rekrutmen, kami sudah tidak merekrut lagi, cuma validasi data saja," ucap Hervy di Dishub DIY kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.