WISATA KULONPROGO : Ayunan Langit, Wahana Pacu Andrenalin Baru di Pegunungan Menoreh

Pengujung Ayunan Langit Watujaran tengah menikmati permainan ekstrem di Desa Wisata Purwosari, Kulonprogo. (IST - Instagram Ayunan Langit)
10 Mei 2017 12:20 WIB Mediani Dyah Natalia Kulonprogo Share :

Objek wisata di Kulonprogo bertambah dengan keberadaan Ayunan Langit, di Desa Wisata Purwosari Girimulyo Kulonprogo

Harianjogja.com, JOGJA -- Objek wisata di Kulonprogo bertambah dengan keberadaan Ayunan Langit, di Desa Wisata Purwosari Girimulyo Kulonprogo. Wahana ini menawarkan keasrian alam plus permainan yang memacu adrenalin.

Director of Sales Hyatt Regency Yogyakarta, Denny Ristyanto mengatakan Desa Wisata Purwosari merupakan desa binaan hotel berbintang lima selama satu setengah tahun terakhir. Semula, kata dia, kawasan tersebut populer dengan keberadaan Goa Kidang Kencono.

“Setelah kami mendapat tanggung jawab mengembangkan desa ini, kami berusaha menciptakan wahana baru. Jadilah Ayunan Langit Watujaran ini. Seperti namanya, orang yang mencoba ayunan ini benar-benar seperti turun dari langit, sedangkan di bagian bawah ada lembah yang menghampar luas. Ketinggian ayunan mencapai 20 meter,” katanya saat audiensi ke Griya Harian Jogja, Selasa (9/5/2017).

Menurut Denny, konsep wahana ini dipertimbangkan cukup lama. Namun saat diekskusi, Bandung terlebih dahulu membuat permainan sejenis. Kendati demikian, di DIY, baru Purwosari yang memiliki objek wisata tersebut.

Total biaya pembangunan Ayunan Langit sebesar Rp100 juta, 30% di antaranya merupakan anggaran dari desa setempat. Sisanya, imbuh dia, selain dari Hyatt, ada investor yang membantu.

Biaya masuk ke tempat tersebut dibandrol Rp30.000. Meski terbilang mahal, Denny menuturkan iuran tersebut untuk seluruh kebutuhan pengunjung.

“Rp30.000 sudah untuk biaya masuk, ojek dan naik ayunan tersebut. Kebetulan untuk masuk ke arena itu, hanya dapat ditempuh dengan motor, jadi kami menyediakan ojek pulang pergi,” tambah dia.

Meski terbilang ekstrem, Denny menjamin permainan ini mengutamakan keamanan dan keselamatan. Total ada empat pengaman yang dipasangkan pada pengunjung. Adapun beban maksimal pengunjung adalah 200 kg.

Rencana, Ayunan Langit Watujaran ini akan dirilis pada Selasa, 16 Mei pukul 09.00 WIB. Melalui sosialisasi ke media massa dan menggunakan media sosial, diharapkan objek wisata ini dikenal luas.

Lebih lanjut, Marketing Communications Consultant Hyatt Regency Yogyakarta, Ayu Helena Cornellia mengatakan program ini merupakan corporate social responsible (CSR) Hyatt Regency Yogyakarta. Selain pengadaan objek wisata baru, pihaknya juga mengembangkan guest house dengan menggandeng warga setempat.