TRANSPORTASI TRADISIONAL : Shelter Andong dan Becak Disiapkan, Apa Saja Fasilitas yang Dimiliki?

JIBI/Harian Jogja/Desi SuryantoWisatawan asing berkeliling kota dengan menumpang becak kayuh seperti terlihat saat melintas di kawasan wisata kuliner gudeg, Plengkung Wijilan, Yogyakarta, Senin (03/08 - 2015). Salah satu paket wisata yang banyak diminati wisatawan asing saat berkunjung di Yogyakarta adalah mengunjungi berbagai tempat wisata menggunakan becak kayuh. Kunjungan wisatawan asing pada bulan ini terus meningkat seiring musim libur di eropa.
18 Mei 2017 12:22 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Transportasi Tradisional, sarana prasarana pendukung Jogja terus dibenahi.

Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah Kota Jogja akan menyiapkan shelter khusus andong dan becak sebagai wujud dukungan untuk kendaraan tradisional tanpa mesin tersebut. Pengadaan shelter ini masih dalam kajian selama tiga bulan ke depan.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/05/18/transportasi-tradisional-pemkot-siapkan-shelter-andong-dan-becak-dimana-817637">TRANSPORTASI TRADISIONAL : Pemkot Siapkan Shelter Andong dan Becak, Dimana?

Kepala Seksi Angkutan, Dinas Perhubungan Kota Jogja, Tri Haryanto mengatakan shelter andong nantinya akan dilengkapi dengan tempat istirahat khusus kusir, tempat makan kuda, hingga fasilitas air untuk membersihkan kotoran kuda. Pihaknya saat ini tengah mencari lokasi yang pas untuk tempat mangkal andong. Beberapa lokasi yang menjadi kajian adalah di wilayah Malioboro dan Pasar Ngasem. Ia berharap andong nantinya tidak lagi berputar-putar mencari penumpang melainkan sesuai panggilan penumpang terutama di Jalan Malioboro.

"Supaya jalan tidak nambah padat." ujar Tri, Rabu (17/5/2017)

Sementara itu untuk shelter becak, kata dia, yang paling memungkinkan adalah di tempat khusus parkir (TKP). Namun tetap dilengkapi fasilitas istirahat untuk pengemudi becak. Ia berharap shelter becak di TKP parkir dapat dimanfaatkan pengemudi becak menggaet penumpang dari wisatawan.

Ketua Paguyuban Kusir Andong DIY Purwanto mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Jogja yang akan menyediakan shelter andong.

"Seharusnya memang begitu karena andong dan becak sebagai alat transportasi lokal yang menjadi ciri khas," kata dia.

Sekadar diketahui andong dan becak kayuh saat ini juga sedang dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja melalui Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Transportasi Lokal. Moda transportasi lokal tanpa mesin itu akan dipertahankan bahkan dipermudah ?operasionalnya di Jogja.

Bahkan Ketua Pansus, Bambang Seno Baskoro juga menginginkan adanya jalur khusus andong dan becak kayuh dan mendekatkannya dengan wisatawan.