Harga Kebutuhan Pokok Terus Merangkak Naik

Pedagang asal Ngaglik, Sleman, Bariyah menjual cabai rawit merah yang dicampur dengan cabai rawit hijau di Pasar Kranggan, Senin (7/11/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI - Harian Jogja)
18 Mei 2017 16:20 WIB Sekar Langit Nariswari Sleman Share :

Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sleman Unit II terpantau merayap naik

 
Harianjogja.com, SLEMAN-Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sleman Unit II terpantau merayap naik. Kenaikan harga barang juga diikuti dengan jumlah ketersediaan yang menipis.

Rubinem, salah satu pedagang sayuran segar mengatakan jika tidak ada lonjakan harga tertentu pada sejumlah kebutuhan pokok.

“Lebih mahal dari biasanya tapi memang tidak drastis, cuaca juga tidak mendukung barangnya jadi dikit,” terangnya kepada Harianjogja.com pada Rabu (17/6/2017).

Bawang putih dibanderol dengan harga Rp55.000 per kilogram sedangkan bawang merah Rp28.000 pe kilogram, lebih mahal dari sebelumnya. Cabe rawit yang sempat naik kini mulai stabil di harga Rp44.000 per kilogram. Sedangkan sayuran segara masih relatif normal.

Sementara itu, telur ayam naik seharga Rp21.000 per kilogram. Yitno, pedagang pasar yang sama, mengatakan kenaikan yang terjadi berkisar Rp500 per hari. Ia memprediksi kenaikan ini akan stagnan terjadi hingga puncaknya pada perayaan Idul Fitri nanti. Sementara minyak goreng tetap di harga sama meskipun relatif sulit dicari saat ini.

Kenaikan juga dialami komoditas daging ayam, khususnya ayam kampung, menjadi Rp60.000 per kilogram, naik Rp10.000 dari harga normal. Menurutnya, kenaikan ini disebabkan banyaknya perayaan dan acara yang diselenggarakan warga jelang puasa beberapa waktu belakangan.

Sementara ayam potong saat ini sudah mencapai harga Rp30.000 perkilogram. Ia memprediksi harganya akan terus naik hingga berkisar Rp35.000 jelang Idul Fitri mendatang. Adapun, daging sapi masih dibandrol dengan harga yang relatif normal yakni Rp110.000 per kilogram.