Penyebab Pembangunan Taman Tancep Mandek Bukan Karena Izin, Lalu?

Kondisi terkini Taman Bermain di Dusun Sumberan, Tancep, Kecamatan Ngawen. (David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
24 Mei 2017 16:22 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Taman Tancep di Gunungkidul belum selesai dibangun juga

Harianjogja.com. GUNUNGKIDUL – Pembangunan Taman Bermain di Dusun Sumberan, Tancep, Kecamatan Ngawen belum ada tindak lanjut. Pasalnya sejak dibangun di 2015 lalu, hingga sekarang belum ada perkembangan yang signifikan.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/05/24/pembangunan-taman-tancep-mandek-dua-tahun-kerusakan-mulai-terlihat-819246">Pembangunan Taman Tancep Mandek Dua Tahun, Kerusakan Mulai Terlihat

Kepala Seksi Pemerintahan Desa tancep Sugiharto mengakui program pembangunan di Dusun Sumberan belum selesai hingga sekarang. Namun ia menampik jika mandeknya program karena masalah perizinan.

“Izin sudah kami kantongi. Sedang berhentinya program karena proses pembangunan dilakukan dalam beberapa tahap,” kata Sugiharto, Selasa (23/5/2017).

Menurut dia, pembangunan taman bermain ini merupakan bantuan dari Pemerintah DIY. Harapannya dengan fasilitas itu dijadikan area public, serta bermanfaat untuk mendukung pengembagan sentra kerajinan batik di Desa Tancep.

“Jadi ada manfaat ganda yang diperoleh. Namun demikian, upaya tersebut belum maksimal karena proses pembangunan belum selesai 100%,” katanya lagi.

Disinggung mengenai anggaran pembagunan, Sugiharto tidak tahu pasti. Ia berdalih, desa hanya menerima barang jadi, sedang segala prosesnya ditangani oleh provinsi. “Kita hanya mengajukan program, tapi untuk pembangunan berada di Pemerintah DIY,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Sumberan Daru Sayangdiputra berharap pembangunan taman bermain ini dapat diselesaikan. Adapun tujuannya, agar fasilitas ini dapat berfungsi secara maksimal seperti yang diharapkan. “Meski belum jadi sepenuhnya, namun tempat itu sudah sering digunakan untuk kegiata masyarakat seperti pentas jathilan,” katanya.