KAMPUS JOGJA : Tes Wawancara Beasiswa STTKD Diikuti 40 Orang

Ilustrasi Beasiswa (Okezone)
25 Mei 2017 06:22 WIB Rima Sekarani Gunungkidul Share :

Kampus Jogja gelar seleksi penerimaan beasiswa

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Sebanyak 40 orang dinyatakan lolos seleksi tahap pertama bagi calon mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Jogja. Mereka selanjutnya menjalani seleksi wawancara untuk memilih 20 orang sebagai penerima beasiswa dari Pemkab Kulonprogo.

Seleksi tahap pertama telah dilaksanakan pada Kamis (18/5/2017) pekan lalu di SMK Negeri  Pengasih, Kulonprogo. Lebih dari 100 peserta menggarap ujian yang dibagi dalam dua sesi, yaitu tes potensi akademik dan psikotes. Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulonprogo, Susilo mengatakan, sebanyak 40 orang dinyatakan lolos dalam tes tertulis tersebut. “Mereka lalu diminta menjalani tes wawancara di kampus STTKD, Jalan Parangtritis kilometer 4,5,” ungkap Susilo, Selasa (23/5/2017).

Susilo memaparkan, tes wawancara diselenggarakan selama dua hari hingga Rabu (24/5) besok. Terdapat lima sesi wawancana yang dijadwalkan dalam sehari. Setiap sesi diikuti oleh empat orang peserta.

Susilo mengungkapkan, Pemkab Kulonprogo memiliki program beasiswa kuliah D1 di STTKD Jogja kepada 20 orang. Mereka dipersiapkan menjadi tenaga kerja yang berkompeten dan memenuhi kualifikasi untuk bekerja di bandara berstandar internasional. Nilai beasiswa yang mencapai Rp34 juta per orang disebut mampu menutupi seluruh biaya pendidikan sampai lulus.

Hanya saja, beasiswa tersebut khusus diberikan untuk program studi D1 Ground Handling yang mengajarkan ilmu dan keterampilan dalam mempersiapkan keberangkatan dan kedatangan pesawat terbang. Lulusannya juga akan memiliki kecakapan pada pelayanan keberangkatan dan kedatangan penumpang, bagasi, serta kargo.

Sebelumnya, Susilo juga membenarkan jika program beasiswa STTKD merupakan bagian dari upaya menyambut New Yogyakarta International Airport (NYIA). Namun, para penerima beasiswa bukan berarti semata diarahkan berkarir di Kulonprogo setelah lulus nanti. “STTKD bekerja sama dengan beberapa maskapai. Sebanyak 80 persen lulusannya terserap sebagai tenaga kerja di maskapai tersebut,” ujar Susilo.

Sementara itu, Kepala Humas STTKD Jogja, mengatakan, kerja sama dengan Pemkab Kulonprogo sudah dijalin sejak 2016 lalu. Kedua pihak sepakat menandatangani nota kesepahaman untuk bersama-sama mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi keberadaan bandara baru di Temon. Kerja sama itu kemudian diimplementasikan dalam bentuk beasiswa D1 Ground Handling. “Warga Kulonprogo cukup antusias. Ada 182 orang yang mendaftar,” kata Indreswari Suroso.