BPPM DIY Bangun Gedung Senilai Rp17 Miliar, Satu-satunya Kantor Ramah Kelompok Rentan

27 Mei 2017 21:19 WIB Sunartono Jogja Share :

Pemda DIY menganggarkan dana sebesar Rp17 miliar di 2017 untuk membangun gedung Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) DIY

Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY menganggarkan dana sebesar Rp17 miliar di 2017 untuk membangun gedung Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) DIY di Jalan Tentara Rakyat Mataram, Jetis, Kota Jogja.

Gedung BPPM DIY bakal menjadi satu-satunya perkantoran di DIY yang memiliki fasilitas yang ramah terhadap kelompok rentan. Mulai dari kemudahan akses bagi penyandang disabilitas hingga fasilitas untuk pemerahan air susu ibu (ASI).

Sekretaris BPPM DIY Carolina Radiastuty menjelaskan, selama proses pembangunan kantor BPPM DIY berlangsung, aktivitas perkantoran pindah di bekas gedung RS Khusus Paru di Jalan Raden Ronggo II Prenggan, Kotagede, Kota Jogja sejak akhir 2016 silam.

Ia menargetkan aktivitas perkantoran akan pindah ke gedung baru pada 2018 mendatang karena sesuai perencanaan, proyek akan selesai pada Nopember 2017.

"Sesuai perencanaan Nopember selesai. Kalau soal anggaran semuanya lelang terbuka, sekitar Rp17 miliar," ungkapnya, Jumat (26/5/2017).

Sesuai perencanaan, lanjutnya, gedung BPPM DIY yang baru akan fasilitasi berbagai kebutuhan bagi kelompok rentan, dalam hal ini penyandang disabilitas, lansia, perempuan dan anak. Ia memastikan berbagai fasilitas yang ada akan mendukung kelompok rentan tersebut.

Alasan BPPM DIY membangun kantornya dengan konsep seperti itu karena ketugasannya, bahwa terkait tugas pokok dan fungsi dari BPPM DIY, utamanya ramah bagi penyandang disabilitas, perempuan, anak dan pengarusutamaan gender.

"Kami mendorong siapapun terutama instansi Provinsi juga menganggarkan yang responsif gender, infrastruktur juga. Sejak kami merencanakan pembangunan gedung baru, merencanakan untuk responsif kelompok rentan sehingga bisa memberikan contoh," jelasnya.