Masyarakat Perlu Ikuti Perkembangan Jasa Keuangan

29 Mei 2017 21:55 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Jasa keuangan semakin tumbuh pesat. Namun perkembangan itu belum sepenuhnya diikuti oleh masyarakat

 

Harianjogja.com, SLEMAN - Jasa keuangan semakin tumbuh pesat. Namun perkembangan itu belum sepenuhnya diikuti oleh masyarakat.

Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK DIY Agus Prayitno menyampaikan, perkembangan sektor jasa keuangan di Indonesia tumbuh dengan pesat. Beragam produk dan layanan keuangan ditawarkan kepada masyarakat.

Disisi lain, masyarakat belum sepenuhnya memahami produk dan layanan tersebut sehingga produk-produk yang ditawarkan belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraannya.

"Selain itu, seringkali terjadi perselisihan di antara lembaga jasa keuangan dengan nasabah yang merasa dirugikan, baik itu akibat kurangnya penjelasan yang diberikan, maupun ketidakpahaman masyarakat akan produk yang dibelinya," katanya saat menyampaikan materi literasi keuangan di Hotel Eastparc, belum lama ini.

Saat ada perselisihan pun, belum sepenuhnya masyarakat bisa memahami kemana mereka bisa menyelesaikan permasalahan keuangan yang dihadapinya.

Hal itu seperti yang dialami Siwi salah satu perempuan asal Bantul. Ia mengakui selama ini pihaknya belum banyak mengenal tentang tata cara dalam dunia keuangan, salah satunya perbankan.

"Sekarang jadi tahu, ternyata kalau punya masalah dengan bank bisa melapor ke OJK. Selama ini tahunya hanya diselesaikan dengan bank-nya saja," tuturnya.

Menanggapi kenyataan itu, Yunian selaku staf Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK DIY berharap masyarakat dapat mengetahui tugas dan fungsi OJK termasuk Lembaga Jasa Keuangan yang terdaftar di OJK. "Semoga berhati-hati dalam melakukan investasi agar supaya tidak terjebak dengan investasi ilegal," tuturnya.