RAMADAN 2017 : Bulan Puasa, Aktivitas Pemerintahan Berjalan Seperti Biasa

Harian Jogja/Gigih M. HanafiSejumlah warga saat menunggu pelayanan dari pegawai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil beraktivitas dalam kantornya di kawasan Balaikota Jogja, Kamis (23/8). Sejumlah pegawai negeri sipil (pns) dari pusat maupun daerah diwajibkan hari ini (23 - 8) beraktivitas normal setelah libur dan cuti lebaran.
30 Mei 2017 16:20 WIB Sunartono Jogja Share :

Aktivitas PNS di lingkungan Pemda DIY berlangsung selama ramadan seperti hari-hari biasa

Harianjogja.com, JOGJA - Aktivitas PNS di lingkungan Pemda DIY berlangsung selama ramadan seperti hari-hari biasa meski ada pengurangan jam kerja.

Kesibukan juga tampak di ruangan Bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) DIY yang berada di Kompleks Kepatihan. Begitu juga dengan aktivitas di kantor Gubernur itu, pada Senin (29/5/2017) pagi atau hari pertama masuk saat bulan Ramadan, para pejabat tampak usai menggelar rapat dengan Gubernur DIY.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY Umar Priyono memastikan, stafnya yang bekerja di kantornya melakukan aktivitas seperti hari-hari biasa. Meski hari pertama masuk setelah libur di awal puasa, mereka langsung menunaikan tugas dan tidak ada yang libur maupun berleha-leha.

"Biasanya saja sampai malam kok, sama, hari ini juga semua masuk dan melakukan pekerjaan masing-masing," ungkap Umar, Senin (29/5/2017) kemarin.

Kabid Humas Diskominfo DIY Amiarsi Harwani menambahkan, sesuai dengan surat edaran Gubernur DIY nomor SE 07/SE/V/2017 bahwa ada pengurangan jam kerja selama bulan puasa.

Ia menambahkan, bagi instansi pemerintah yang masuk lima hari kerja dari Senin hingga Kamis masuk mulai pukul 07-30 WIB - 15.00 WIB, Jumat masuk pukul 07.30 WIB dan pulang pada 11.00 WIB. Sedangkan instansi yang masuk enam hari kerja, pada Senin sampai Kamis masuk sejak 07.30 WIB hingga 13.30 WIB. Kemudian Jumat pukul 07.30 WIB hingga 11.00 WIB dan Sabtu pukul 07.30 WIB hingga 12.30 WIB.

"Ada juga imbauan kepada pegawai beragama Islam agar menunaikan ibadah puasa, melakukan amalan keutamaan di bulan suci ramadhan. Bagi yang beragama lain untuk menjaga, tidak menampakkan kegiatan mencolok agar tercipta suasana kondusif," kata dia.