Advertisement

TRENDING SOSMED : Lega, Garam Bercampur Kaca Cuma Hoax

Sekar Langit Nariswari
Jum'at, 18 Agustus 2017 - 16:55 WIB
Mediani Dyah Natalia
TRENDING SOSMED : Lega, Garam Bercampur Kaca Cuma Hoax

Advertisement

Trending sosmed mengenai isu garam campur kaca tak terbukti

Harianjogja.com, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memastikan isu beredarnya garam bercampur kristal tidak terbukti. Hal ini berdasarkan pemantauan dari enam pasar besar di wilayah Sleman antara lain Pasar Sleman, Tempel, Pakem, Gamping, Godean, dan Prambanan.

Advertisement

Pemantauan dilakukan merespon beredarnya isu bohong akan peredaran garam yang bercampur serpihan kaca di Sleman. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Tri Endah Yitnani mengatakan pemeriksaan agar masyarakat tidak resah.

“Hasilnya tidak ada yang seperti di media sosial [garam bercampur serpihan kaca], hoax,” ujarnya kepada wartawan di Pasar Sleman Unit II, Jumat (18/8/2017).

Petugas melakukan tes kepada dua jenis garam halus dan bata dengan merk berbeda. Dikatakan pula jika kepadatan NaCl di dalam garam cukup tinggi maka akan membuat butirannya berbentuk kristal. Pengujian yang dilakukan juga cukup sederhana yakni dengan mencampur garam dengan air dan diaduk. Hasilnya, semua garam larut tanpa meninggalkan serpihan apapun sama sekali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak

Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak

News
| Sabtu, 04 April 2026, 17:07 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement