Advertisement

LONGSOR SLEMAN : 4 Titik Penambangan Ditutup, 10 Titik Menyusul

Abdul Hamied Razak
Jum'at, 25 Agustus 2017 - 11:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
LONGSOR SLEMAN : 4 Titik Penambangan Ditutup, 10 Titik Menyusul

Advertisement

Longsor Sleman terjadi di area penambangan pasir.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menutup lokasi penambangan pasir rakyat yang menewaskan dua penambang dan mencederai satu penambang lainnya di Pengukrejo, Umbulharjo,Cangkringan. Masih ada puluhan lokasi lainnya yang akan ditutup.

Advertisement

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=845845">LONGSOR SLEMAN : Empat Lokasi Penambangan Manual Ditutup

Kepala Balai Pengawasan Pengendalian Pertambangan ESDM DIY Agung Satrio membenarkan penutupan lokasi tambang tersebut. Menurut dia, penutupan dilakukan bersama  aparat kepolisian dan aparat desa setempat.

"Kami pasang tanda dilarang menambang tanpa izin itu," katanya, Kamis (24/8/2017).

Pihaknya akan terus melakukan penutupan penambangan manual yang juga melanggar izin. Hingga Kamis (23/8/2017) pihaknya sudah memberi tanda larangan di empat titik lokasi larangan penambangan. Dua titik lokasi berada di sebelah Barat Museum Gunung Merapi, satu lokasi di jalan masuk menuju lokasi wisata The Lost World Castel dan satu titik lain di wilayah Pengukrejo, Umbulharjo.

Menurut rencana masih ada beberapa titik lagi yang akan ditutup. Seluruh lokasi berada di kecamatan Cangkringan.

"Rencananya akan kami pasang di semua titik-titik tambang tanpa izin. Kurang lebih sekitar 10 titik lagi," katanya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Purwanto mengakui, jika areal penambangan tersebut sebenarnya merupakan daerah yang dilarang untuk ditambang.

"Lahan pekarangan memang tidak dibolehkan untuk penambangan. Kami sejak dulu sudah melarangnya, "katanya.

Menurutnya, penambangan rakyat atau manual hanya dapat dilakukan di sepanjang sungai atau kali yang berhulu ke Gunung Merapi.

"Ketentuan itu sudah diatur dalam regulasi, sudah kami sampaikan kepada para penambang. Ini untuk mengantisipasi terjadinya longsoran," kata Purwanto.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tebing setinggi delapan meter ambruk dan menimpa penambang pasir manual di Pangukrejo, Umbulharjo, Sabtu (19/8/2017). Akibatnya, dua penambang meninggal di lokasi dan satu lainnya dilarikan ke rumah sakit karena luka berat. Tebing hasil penambangan itu longsor karena terdapat retakan di bagian atasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon

Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon

News
| Sabtu, 04 April 2026, 07:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement