Advertisement

Sleman Utara Hujan Duluan, Wilayah Mana Selanjutnya?

Sekar Langit Nariswari
Sabtu, 07 Oktober 2017 - 16:20 WIB
Nina Atmasari
Sleman Utara Hujan Duluan, Wilayah Mana Selanjutnya?

Advertisement

Sleman bagian utara diperkirakan bakal terlebih dahulu merasakan musim hujan dibanding sejumlah wilayah lainnya di Jogja

Harianjogja.com, SLEMAN-Sleman bagian utara diperkirakan bakal terlebih dahulu merasakan musim hujan dibanding sejumlah wilayah lainnya di Jogja. Musim hujan sendiri diperkirakan baru akan dimulai pada akhir Oktober hingga pertengahan November nanti.

Advertisement

Djoko Budiyono, Kepala kelompok Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Yogyakarta mengatakan daerah kisaran Gunung Merapi akan menjadi yang pertama merasakan musim penghujan.

“Diikuti sebagian besar Sleman, Kulonprogo, Bantul, Koda [Kota Jogja] dan terakhir Gunungkidul,” terangnya, Jumat (6/10/2017).

Saat ini dinilai sudah masuk musim penghujan setelah diawali dengan musim pancaroba awal pekan ini. Kondisi musim hujan tahun ini sendiri diperkirakan masuk dalam kategori normal. Dengan perubahan cuaca ini, Djoko menghimbau masyarakat untuk mulai bersiap diri maupun lingkungannya.

Sebaiknya mulai dilakukan pembersihan pada drainase atau saluran air, pemangkasan cabang pohon yang sudah rapuh, dan mewaspadai awan kencang yang berbentuk gumpalan hitam pekar karena bisa menghaasilkan petir dan angin kencang.

Lebih lanjut, periode pancaroba beberapa hari lalu terdeteksi dari hujan yang sudah mulai terjadi di sejumlah titik. Hujan dalam kondisi pacaroba, tambah Djoko, paling banyak terjadi di bagian utara hingga tengah Jogja.

Daerah yang dimaksud antara lain Sleman, Bantul sisi utara hingga tengah, Kulonprogo utara hingga tengah, dan Kota Jogja. Berdasarkan pantauan BMKG, hujan pancaroba kemarin paling banyak terjadi di wilayah Sleman.

Dikatakan jika hujan pancaroba sendiri bersifat tidak merata alias hujan lokal, berlangsung dengan periode singkat berkisar satu sampai tiga jam yang umumnya terjadi pada siang menjelang sore hingga malam hari. Selain itu, hujan selama masa ini juga bakal diserati dengan petir dan angin kencang dengan awan yang banyak terbentuk jenis Cumolonimbus.

Sementara itu, Heru Sapto, Kepala Bidang (Kabid) Kesiapsiagaan Bencana BPBD Sleman mengatakan sedang dirumuskan rencana pengurangan resiko bencana angin puting beliung selama musim hujan ini.

Upaya yang dilakukan antara lain berupa pemangkasan pohon perindang jalan dan pembersihan alur sungai dari sampah. Selain itu, dilakukan pula pengisian dengan tanah pada sejumlah rekahan guna menghindari terjadinya longsor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Ternyata Selat Hormuz Sudah Dilintasi Ratusan Kapal

Ternyata Selat Hormuz Sudah Dilintasi Ratusan Kapal

News
| Sabtu, 04 April 2026, 17:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement