Sekitar 5% dari lahan kelompoknya kini sudah tak lagi menjadi areal pertanian

Harianjogja.com, SLEMAN-Luasan lahan pertanian di Sleman semakin menyempit. Misalnya saja di Mlati  di mana lahan pertanian yang ada tinggal 15% saja atau sekitar 110,5 hektare.


Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan upaya menekan penyusutan lahan salah satunya dengan sosialisasi pembangunan hunian. Seharusnya, pengembangan hunian memaksimalkan lahan yang ada dengan pembangunan ke atas.


"Petani juga diminta untuk berkonsultasi dengan balai penelitian agar mendapatkan bibit padi yang produktif, khususnya yang tepat ditanam di lahan sempit," ujar dia, Kamis (19/10/2017).


" /> Sekitar 5% dari lahan kelompoknya kini sudah tak lagi menjadi areal pertanian


Harianjogja.com, SLEMAN-Luasan lahan pertanian di Sleman semakin menyempit. Misalnya saja di Mlati  di mana lahan pertanian yang ada tinggal 15% saja atau sekitar 110,5 hektare.


Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan upaya menekan penyusutan lahan salah satunya dengan sosialisasi pembangunan hunian. Seharusnya, pengembangan hunian memaksimalkan lahan yang ada dengan pembangunan ke atas.


"Petani juga diminta untuk berkonsultasi dengan balai penelitian agar mendapatkan bibit padi yang produktif, khususnya yang tepat ditanam di lahan sempit," ujar dia, Kamis (19/10/2017).


" /> Apa Upaya Pemkab Sleman Atasi Penyusutan Lahan Pertanian? - Harianjogja.com

Advertisement

Apa Upaya Pemkab Sleman Atasi Penyusutan Lahan Pertanian?

Sekar Langit Nariswari
Jum'at, 20 Oktober 2017 - 17:55 WIB
Kusnul Isti Qomah
Apa Upaya Pemkab Sleman Atasi Penyusutan Lahan Pertanian?

Advertisement

Sekitar 5% dari lahan kelompoknya kini sudah tak lagi menjadi areal pertanian


Harianjogja.com, SLEMAN-Luasan lahan pertanian di Sleman semakin menyempit. Misalnya saja di Mlati  di mana lahan pertanian yang ada tinggal 15% saja atau sekitar 110,5 hektare.


Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan upaya menekan penyusutan lahan salah satunya dengan sosialisasi pembangunan hunian. Seharusnya, pengembangan hunian memaksimalkan lahan yang ada dengan pembangunan ke atas.


"Petani juga diminta untuk berkonsultasi dengan balai penelitian agar mendapatkan bibit padi yang produktif, khususnya yang tepat ditanam di lahan sempit," ujar dia, Kamis (19/10/2017).


http://m.harianjogja.com/?p=861426">Baca juga : Memprihatinkan, Lahan Pertanian di Mlati Tinggal Segini

Advertisement

Ketua Gabungan Kelompok Tani Dusun Sri Rejeki Tugino mengatakan, penyusutan lahan memang benar adanya. Salah satu lahan yang beralih fungsi itu ialah lahan miliki kelompoknya yang kemudian menjadi hunian baru. Sekitar 5% dari lahan kelompoknya kini sudah tak lagi menjadi area pertanian.  Ia mengatakan alih fungsi lahan ini sangat berdampak pada hasil panennya.

Selama ini, kelompoknya mengelola lahan seluas 25 hektar yang ditanami padi. Biasanya setiap hektar bisa menghasilkan padi sebanyak enam setengah sampai 10,5 ton, tergantung jenisnya.



Oleh karena itu, ia juga berharap pemerintah bisa tegas mengontrol perizinan yang diberikan khususnya bagi pembangunan yang mengalihfungsikan lahan pertanian. “Jangan sampai ada bangunan baru lagi yang mencaplok lahan hijau di kawasan ini,” ujar dia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

News
| Sabtu, 04 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement