Advertisement
Jogja Kekurangan 2.000 Orang Guru
Advertisement
DIY kekurangan guru produktif.
Harianjogja.com, JOGJA-- DIY yang dikenal sebagai kota pendidikan ternyata masih kekurangan tenaga guru. Utamanya guru-guru yang mengajar mata pelajaran khusus seperti otomotif, memasak, menjahit dan lainnya.
Advertisement
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, sekolah-sekolah terutama SMK masih banyak yang mengalami kekurangan guru. Bahkan untuk beberapa mata pelajaran ada yang kekurangan di atas 1.000.
Ia menyebut guru-guru SMK yang mengajar mata pelajaran khusus itu dengan sebutan guru produktif, “Kami kekurangan guru produktif yang statusnya PNS sekitar 2.000-an orang,” kata Kadarmanta di Kompleks Kepatihan, Kamis (9/11/2017).
Kekurangan tersebut untuk saat ini, imbuhnya, bisa dipenuhi oleh guru-guru honorer. Tetapi karena rekrutmen guru honorer tidak seketat seperti seleksi PNS, maka kualitas tenaga yang dikontrak pun belum sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Ia paham dengan situasi tersebut karena gaji yang diterima juga berbeda.
“Sebagai solusi kami kemudian melakukan pelatihan-pelatihan, supaya mereka memiliki persyaratan sebagai guru yang kompeten,” tambahnya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





