Jadwal Terbaru KRL Solo ke Jogja 17 Agustus, Lengkap Palur hingga Tugu
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Animator hollywood Eric Hanson menyampaikan kuliah umum di MMTC.
Harianjogja.com, SLEMAN-- Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) MMTC Jogja menggelar kuliah umum bertajuk Changing The World With Animation menghadirkan animator hollywood Eric Hanson di Auditorium kampus setempat Jalan Magelang, Mlati, Sleman, Rabu (14/2/2018). Di hadapan ratusan mahasiswa MMTC, Eric Hanson membagikan pengalamannya selama menggeluti bidang animasi.
Eric Hanson merupakan visual effect designer yang secara khusus menggeluti virtual reality (VR) maupun film layar lebar. Kini menjadi Associate Professor di USC School of Cinematic Arts yang memprakarsai mata kuliah Cinematic Virtual Reality dan Virtual Effect. Sejumlah film hollywood hasil goresan tangannya seperti, Cast Away, Spider Man, Hollow Man, Mission to Mars, Fantasia 2.000 dan lain-lain.
Eric Hanson dalam kesempatan itu menyatakan, banyak orang tua yang tidak menyadari berharganya animasi. Sebagian besar orang tua terutama di Indonesia lebih banyak mengharapkan anaknya menjadi seorang dokter, pengacara atau insinyur dan jarang yang menginginkan di bidang animasi. Padahal animasi merupakan bidang yang luar biasa dan sangat luas keilmuannya jika didalami. Seseorang yang menggeluti animasi akan bekerja dengan keinginan sendiri, sesuai hobi, punya misi dan mengerjakannya dengan perasaan senang serta mendapatkan gaji. "Saya punya pengalaman kerja di bidang arsitektur tidak memiliki banyak keleluasaan seperti bidang animasi," ujarnya di STMM MMTC, Rabu (14/2/2018).
Ia menambahkan, pada perusahaan film animasi, proses kerja tidak membutuhkan aktor, sehingga semua diproduksi dari nol dengan hasil yang sangat beragam. Dari film yang dibuat itu juga muncul banyak hal beragam sehingga keuntungannya selalu mendapatkan hal baru, selain itu perusahaan memastikan pekerja animasi selaku senang dalam menggeluti pekerjaannya. Tetapi ia tidak menampik butuh kedisiplinan tinggi pada beberapa unit animasi seperti broadcast animation atau sering disebut konten kartun. "Tetapi tekanan juga tinggi, seperti membuat desain kartun, Senin mulai dikerjakan dan Jumat harus tayang. Tetapi yang menarik, animator selalu dapat memunculkan gagasan baru, ketika punya gagasan karakter tertentu bisa ditawarkan ke perusahaan," imbuhnya.
Ia menyampaikan pesan betapa pentingnya konsentrasi dan kesabaran dalam membuat animasi. Hanson mencontohkan membuat animasi banjir besar yang melahap gedung bertingkat seperti yang ada di banyak film hollywood dengan tayangan hanya empat sampai lima detik. Namun membuat karya empat sampai lima detik itu butuh 40 hingga 50 animator dengan waktu tiga bulan untuk menyelesaikan itu karena virtual effects itu sangat berorientasi pada detail. "Butuh waktu dan kesabaran untuk mengerjakan itu," kata dia.
Bekerja di film animasi, lanjutnya, tidak selalu mengerjakan animasi, namun bisa saja menggarap desain atau pekerjaan seninya. Seperti pada film Atlantis, Eric Hansen mengerjakan sejumlah bangunan yang akan dimunculkan di film tersebut. Saat itu, melakukan penelitian di kuil Hindu Budha, yang saat itu mengenal Borobudur secara detail.
Ia kemudian memutuskan masuk ke lembaga pendidikan untuk menjadi pengajar. Saat terjun di dunia mengajar, ia mengira sebagai pekerjaan biasa, namun setelah menekuni justru merasa senang karena ada aspek sosial yang muncul saat belajar bersama mahasiswa. Selain itu ketika mengajarkan teknik animasi yang sering ia kerjakan kemudian dapat mengevaluasi untuk menjadi lebih baik lagi. Selain itu dengan mengajar dapat menemukan banyak kesempatan yang sebelumnya tidak pernah didapatkan. Eric meyakini, jika ia hanya fokus bekerja di industri saja, kemungkinan tidak mendapatkan kesempatan untuk memberikan kuliah umum di berbagai kampus di Indonesia.
"Saya mengajar mata kuliah digital enviroment, saya pernah mengunjungi gurun di Los Angeles dan meminta mahasiswa mengambil gambar panorama lalu memodifikasi di dalam kelas untuk menciptakan dunia baru melalui ilmu animasi dan saya terus mengembangkan konten pengajaran," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Sejarah upacara penurunan bendera 17 Agustus bermula di Gedung Agung Jogja pada 1946 dan berkembang menjadi tradisi kenegaraan hingga kini.
Pilur Gunungkidul 2026 digelar 26 September dengan 230 TPS di 31 kalurahan. DPT ditetapkan 24 Agustus.
Gempa M6,2 mengguncang Sulawesi Tengah pada Sabtu malam. BNPB mencatat satu orang meninggal dan dua gedung kantor rusak.
Batik Sembung di Kulonprogo membuat kain batik sepanjang 8,1 meter untuk memperingati HUT ke-81 RI dan menyuarakan pesan persatuan bangsa.
Thailand siapkan overhaul pajak kendaraan setelah Indonesia rayu Toyota pindahkan produksi. Tarif cukai lebih rendah untuk produsen lokal, lebih tinggi untuk CB