Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Nelayan di DIY masih butuh pelatihan dan pendampingan agar memiliki jiwa bahari untuk menyongsong abad Samudera Hindia
Harianjogja.com, JOGJA -Nelayan di DIY masih butuh pelatihan dan pendampingan agar memiliki jiwa bahari untuk menyongsong abad Samudera Hindia sebagaimana yang menjadi visi misi Gubernur DIY.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menginginkan laut selatan menjadi halaman depan dengan mengembangkan segala potensi yang ada, termasuk perikanannya. Namun fakta di lapangan nelayan masih tertinggal dengan daerah lain, bahkan sebagian besar nakhoda kapal berasal dari nelayan luar DIY.
Kepala Bidang Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Suwarman Partosuwiryo tidak menampik kondisi tersebut. Ia menyatakan program pelatihan dan pendampingan setiap tahun dilakukan, bahkan pelatihan dengan sertifikasi keahlian.
Seperti keahlian teknika kapal penangkap ikan [Atkapin/Ankapin], navigasi, dan awak kapal. "Tapi ya tetap belum berani melaut dalam waktu lama," kata Suwarman, saat dihubungi Kamis (15/2/2018).
Ia mencontohkan di Pantai Sadeng Gunungkidul, nelayan pendatang sudah biasa melaut lima sampai tujuh hari. Namun, nelayan lokal setempat sebagian besar hanya melaut sehari. Hanya beberapa yang mampu melaut 2-3 hari, "Kondisi nelayan DIY memang masih butuh pendampingan dan pembinaan jiwa bahari dan skill," ucap Suwarman.
Meski demikian, hasil tangkapan ikan nelayan DIY sudah lumayan tinggi, meski belum mampu mencukupi kebutuhan ikan di DIY. Dinas Kelautan dan Perikanan DIY mencatat kebutuhan ikan konsumsi DIY pada 2017 lalu sebesar 111.700 ton.
Data produksi ikan budi daya pada tahun yang sama sebanyak 88.578 ton. Sementara ikan hasil tangkap sebanyak 6.815 ton. Sehingga produksi total sebanyak 95.393 ton selama 2017, masih belum mencukupi kebutuhan. Untuk memenuhi kebutuhan ikan, maka didatangkan dari beberapa daerah, di antaranya dari Semarang dan Boyolali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
DPRD Bantul menyoroti pembakaran sampah liar di Pleret yang mengganggu warga. Dewan meminta kesepakatan pemindahan dipatuhi.
Monyet dari Suaka Margasatwa Sermo mulai masuk permukiman Hargowilis. Warga khawatir satwa kesulitan mendapat pakan alami.
Pansus Papua DPD RI merekomendasikan evaluasi pendekatan keamanan di Maybrat agar warga tetap aman dan leluasa beraktivitas.
Cleansing LBS Sleman untuk proyek kereta gantung Prambanan rampung. Pemrakarsa kini bisa memproses perubahan LSD di Kementerian ATR/BPN.
Kemenpar mengandalkan gastronomi untuk mengejar target 16–17 juta wisman 2026. Kunjungan Januari–Juli mencapai 8,97 juta.