Kasus Penyerangan Gereja Tak Berpengaruh Terhadap Kunjungan Wisatawan ke Jogja

17 Februari 2018 12:19 WIB I Ketut Sawitra Mustika Jogja Share :

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menyatakan peristiwa penyerangan Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, tidak mempengaruhi kunjungan wisatawan

 

 
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menyatakan peristiwa penyerangan Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, tidak mempengaruhi kunjungan wisatawan pada long weekend kali ini.

Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=894660">PENYERANGAN GEREJA : Majelis Dzikir Gusdurian Berdoa Bersama di Gereja St Lidwina

Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta mengungkapkan, pergerakan wisatawan yang hendak berlibur ke DIY sudah mulai terlihat. Hal ini membuktikan para turis tidak memiliki ketakutan berkunjung ke Bumi Mataram.

"Saya dapat info, ini kunjungan dari Jakarta ke DIY cukup banyak. Ada yang naik pesawat, atau bawa mobil sendiri. Kalau dilihat di jalanan, mulai banyak plat luar daerah yang masuk ke DIY," katanya melalui sambungan telepon, Jumat (16/2/2018).

Aris memang tak menampik, peristiwa penyerangan Gereja oleh Suliyono pada Minggu (11/2/2018) memang menjadi perhatian masyarakat luas. Namun, menurutnya kejadian tersebut tidak berdampak signifikan bagi pariwisata DIY. Bahkan, ia mengatakan jumlah kunjungan wisatawan akan membludak.

"Jadi, peristiwa kemarin tidak mempengaruhi keinginan orang-orang untuk berwisata ke DIY. Long weekend ini, perkiraan saya [jumlah wisatawan] pasti naik, karena banyak hotel yang sudah di-booking, padahal Februari kan low season," tambahnya.

Terlebih, lanjut Aris, dalam libur panjang kali ini, di DIY berlangsung sejumlah event yang diyakini mampu menyedot banyak wisatawan. Salah satunya adalah Jogja Air Show (JAS) 2018, yang ditarget bisa mendatangkan lebih kurang 50.000 pengunjung.