Bantuan Air Bersih di Gunungkidul Capai 3,49 Juta Liter
BPBD Gunungkidul mencatat bantuan air bersih mencapai 698 tangki atau 3,49 juta liter. Distribusi diperkirakan berlanjut hingga musim kemarau berakhir.
Tahun ini ada empat raperda inisiatif DPRD
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-DPRD Gunungkidul memiliki empat rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif. Tiga peraturan ini tengah dibatas meliputi raperda tentang Sempadan Sungai; Kearsipan dan Pembentukan; serta Penghapusan dan Penggabungan Desa. Sementara, peraturan mengenai pemandu wisata belum dibahas.
Sekretaris DPRD Gunungkidul Agus Hartadi mengatakan, pada Rabu (21/2/2018) dilangsungkan paripurna internal untuk membahas tiga raperda inisiatif yang disiapkan oleh anggota Dewan. Dalam rapat ini, masing-masing fraksi dimintai pandangan terkait dengan rancangan tersebut.
Menurut dia, pembahasan ini masih dalam tahap awal. Rencananya pada Senin (26/2/2018) akan dilakukan pembahasan lanjutan terkait dengan rancangan tersebut. “Masih dalam proses dan nanti untuk menjadi peraturan harus dibahas bersama-sama dengan Pemkab,” katanya.
Dijelaskan Agus, tahun ini ada empat raperda inisiatif DPRD. Adapun empat raperda tersebut meliputi tentang masalah kearsipan; sempadan sungai; pembubaran, pembentukan dan penggabungan desa; serta tentang pemandu wisata. “Dari empat ini yang belum dibahas menyangkut masalah pemandu wisata. Sedangkan untuk tiga yang lain sudah mulai dibahas,” kata dia.
Disinggung mengenai raperda usulan Bupati, Agus mengakui hingga sekarang belum ada draf yang diserahkan. Kendati demikian, ada informasi pada awal Maret Bupati akan menyerahkan dua raperda yang akan dibahas bersama-bersama dengan anggota DPRD. “Untuk yang usulan Bupati masih menunggu, tetapi agar target program legislasi daerah di tahun ini bisa diselesaikan semua, sambil menunggu kiriman dari Bupati, Dewan mulai membahas raperda yang menjadi usulan mereka,” kata mantan Kepala Satpol PP ini.
Wakil Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Gunungkidul Sarmidi belum bisa dikonfirmasi terkait dengan perkembangan tiga raperda inisiatif Dewan. Saat dihubungi melalui nomor ponselnya, Sarmidi tidak memberikan jawaban.
Meski demikian, di beberapa kesempatan yang lalu ia menegaskan jika DPRD akan serius untuk menyelesaikan target program legislasi daerah (prolegda) yang telah disepakati bersama dengan Pemkab Gunungkidul. Menurut dia, tahun ini ada 18 raperda yang harus diselesaikan dan empat di antaranya merupakan usulan dari Bupati.
“Total ada 18 rancangan. Untuk usulan Bupati jumlahnya ada 14 raperda, sedang yang menjadi usulan Dewan ada empat,” kata Sarmidi beberapa waktu lau.
Program Pembentukan Perda Gunungkidul Tahun 2018:
Usulan Bupati
1.Pertanggungjawaban APBD 2017
2.Perubahan APBD 2018
3.APBD 2019
4.Retribusi Pengelolaan Limbah Domestik
5.Badan Permusyawaratan Desa
6.Teknologi Informasi dan Komunikasi
7.Pengelolaan Barang Milik Daerah
8.Ketenagakerjaan
9.Perlindungan Tenaga Kerja
10.Perlindungan dan Penanggulangan HIV
11.Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu
12.Surat Izin Usaha Perdagangan
13.Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Semin
14.Rencana Detai Tata Ruang Siung Wediombo
Usulan DPRD Gunungkidul
15. Kearsipan
16. Sempadan Sungai
17. Pemandu Wisata
18. Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Desa
Sumber: DPRD Gunungkidul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mencatat bantuan air bersih mencapai 698 tangki atau 3,49 juta liter. Distribusi diperkirakan berlanjut hingga musim kemarau berakhir.
Pengangguran DIY naik menjadi 70.560 orang pada Mei 2026. BPS dan Disnakertrans mengungkap penyebab serta strategi menekan TPT.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Pelaku pencurian HP yang viral di Kasihan, Bantul, berhasil ditangkap polisi setelah rekaman CCTV dan informasi warga mengungkap identitasnya.
Pemkab Banyumas mengkaji pengadaan motor listrik untuk kepala desa dan penilik sekolah demi efisiensi operasional serta mendukung kendaraan ramah lingkungan.
Gempa M4,4 mengguncang selatan Kuta, Bali. BMKG mencatat sebelumnya gempa juga terjadi di Bogor dan Pangandaran tanpa laporan kerusakan di Garut.