Permen Susu yang Diduga Sebabkan Siswa SD Keracunan Diuji Lab, Bagaimana Hasilnya?

26 Februari 2018 21:20 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Dinas Kesehatan Kulonprogo menyerahkan sampel permen susu kepada Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) DIY

 

Harianjogja.com, KULONPROGO- Dinas Kesehatan Kulonprogo menyerahkan sampel permen susu kepada Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) DIY untuk  uji laboratorium.

Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=896568">9 Siswa SD di Kulonprogo Pusing dan Mual, Diduga Keracunan Permen Susu

Diperkirakan hasil laboratorium permen yang mengakibatkan sembilan orang siswa sembilan anak SD Maarif Nurul Jannah di Dusun Jomboran, Janten, Temon.

Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Bambang Haryatno mengungkapkan bahwa sampel permen berasa susu itu telah dilimpahkan ke Labkesda semenjak akhir pekan lalu. Hal itu dilakukan karena peristiwa keracunan sudah termasuk kejadian luar biasa dan harus diserahkan kepada labolaturium tingkat provinsi.

"Untuk sampel permen sudah di bawa untuk di uji laboratorium di Labkesda," katanya, Senin (26/2/2018).

Menurut Bambang, kejadian itu dilakukan untuk mengetahui kandungan kuman atau mikroba hidup yang berada di permen berwarna putih itu. Pengujian itu bambang katakan bakal membutuhkan waktu sekitar satu minggu hingga dua minggu.

"Satu hingga dua minggu untuk mengetahui hasilnya, dan pihak kepolisian juga meminta untuk ujicoba terkait dugaan adanya narkoba dalam permen tersebut," katanya

Sementara  Kepala Kepolisian Sektor Temon Komisaris Polisi Setyo Hery Purnomo mengatakan bahwa dirinya masih menunggu hasil laboratorium sebelum melakukan tindakan selanjutnya.

"Kami sudah mengkondisikan warung terkait, dan sekarang masih menunggu hasil laboratorium pihak terkait," jelasnya.