Advertisement
Aspal di Kampung Pecinan Ketandan akan Diganti Batu
Advertisement
Penataan kawasan di Kampung Ketandan, Ngupasan, Gondomanan tahun ini masih memanfaatkan danais
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Eko Suryo Maharso mengatakan penataan kawasan di Kampung Ketandan, Ngupasan, Gondomanan tahun ini masih memanfaatkan danais Rp600 juta untuk mengubah fasad dan pengecatan di beberapa bangunan rumah warga.
Advertisement
Tahun lalu pihaknya sudah menata kawasan Ketandan dari sisi pintu masuk gang yang kini nuansa pecinannya semakin terlihat terutama pada bagian gapura, bahkan sudah menjadi obyek foto sekarang.
Pihaknya sudah mengajukan kembali untuk mengubah bagian fisiknya pada 2019 mendatang dengan anggaran Rp5,5 miliar dari danais. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mengubah aspal disepanjang jalan di kawasan Ketandan. “Aspalnya nanti akan diganti dengan batu,” kata Eko, Sabtu (3/3/2018).
Di Ketandan, terdapat sebuah rumah milik Tan Djin Sing, salah satu tokoh Tionghoa di Ketandan. Rumah Tan Djin Sing yang kini dikenal sebagai rumah budaya sudah dibeli oleh Pemda DIY pada 2017 lalu.
Tjundoko, salah satu tokoh Tionghoa di Kampung Ketandan mengatakan, bangunan rumah Tan Djin Sing sudah ada sejak sekitar 238 tahun lalu. Bangunan perpaduan Tionghoa, Jawa, dan Eropa itu kini masih utuh. Hanya ada tambahan di bagian pintu depan.
“Lainnya masih asli,” kata Tjundoko. Termasuk kandang kuda yang kini di tempati warga masih asli.
Diketahui Kampung Ketandan mulai berkembang sejak hijrahnya Tan Djin Sing dari Kedu ke Jogja pada 1803 silam. Tan Djin Sink merupakan tokoh Tionghoa yang menjadi kerabat Kraton dan mendapat gelar Kanjeng Raden Tumenggung Setjadiningrat pada HB III. Ia juga diangkat sebagai Bupati Nayoko pada 18 September 1813.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bandara Hantu Sri Lanka Dilepas, Warisan Utang Kini Jadi Beban
Advertisement
Pesawat Terbakar Saat Lepas Landas, 232 Penumpang Dievakuasi
Advertisement
Berita Populer
- Perlintasan KA di Jogja Rawan, Aulia Reza Dorong Keselamatan Kolektif
- Talud Sungai Jogja Rapuh, Rp4 Miliar Disiapkan untuk 5 Titik Prioritas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 27 April 2026, Tarif Rp8.000
- HPN 2026 Sleman Meriah: Jalan Sehat hingga Donor Darah
- Gunungkidul Bangun 16 Jembatan Garuda Inisiasi Presiden Prabowo
Advertisement
Advertisement



