Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Penataan kawasan di Kampung Ketandan, Ngupasan, Gondomanan tahun ini masih memanfaatkan danais
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Eko Suryo Maharso mengatakan penataan kawasan di Kampung Ketandan, Ngupasan, Gondomanan tahun ini masih memanfaatkan danais Rp600 juta untuk mengubah fasad dan pengecatan di beberapa bangunan rumah warga.
Tahun lalu pihaknya sudah menata kawasan Ketandan dari sisi pintu masuk gang yang kini nuansa pecinannya semakin terlihat terutama pada bagian gapura, bahkan sudah menjadi obyek foto sekarang.
Pihaknya sudah mengajukan kembali untuk mengubah bagian fisiknya pada 2019 mendatang dengan anggaran Rp5,5 miliar dari danais. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mengubah aspal disepanjang jalan di kawasan Ketandan. “Aspalnya nanti akan diganti dengan batu,” kata Eko, Sabtu (3/3/2018).
Di Ketandan, terdapat sebuah rumah milik Tan Djin Sing, salah satu tokoh Tionghoa di Ketandan. Rumah Tan Djin Sing yang kini dikenal sebagai rumah budaya sudah dibeli oleh Pemda DIY pada 2017 lalu.
Tjundoko, salah satu tokoh Tionghoa di Kampung Ketandan mengatakan, bangunan rumah Tan Djin Sing sudah ada sejak sekitar 238 tahun lalu. Bangunan perpaduan Tionghoa, Jawa, dan Eropa itu kini masih utuh. Hanya ada tambahan di bagian pintu depan.
“Lainnya masih asli,” kata Tjundoko. Termasuk kandang kuda yang kini di tempati warga masih asli.
Diketahui Kampung Ketandan mulai berkembang sejak hijrahnya Tan Djin Sing dari Kedu ke Jogja pada 1803 silam. Tan Djin Sink merupakan tokoh Tionghoa yang menjadi kerabat Kraton dan mendapat gelar Kanjeng Raden Tumenggung Setjadiningrat pada HB III. Ia juga diangkat sebagai Bupati Nayoko pada 18 September 1813.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Guru PJOK asal Bojonegoro Ahmad Zaki lari sekitar lima jam demi menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Kebakaran rumah di Banyumanik Semarang menewaskan dua balita. Kakak N berusia tiga tahun meninggal setelah dirawat akibat luka bakar.
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.