HUT Ke 54, Angkasa Pura Mengenang Sejarah Bandara Internasional

04 Maret 2018 00:20 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Perayaan HUT ke 54 PT Angkasa Pura 1, Sabtu (3/3/2018) berlangsung meriah

Harianjogja.com, SLEMAN- Perayaan HUT ke 54 PT Angkasa Pura 1, Sabtu (3/3/2018) berlangsung meriah. Selain dihadiri ratusan orang, gelaran tahunan tersebut juga dipenuhi beragam atraksi.

Perayaan HUT Angkasa Pura Jogja berkonsep Fun Day tahun ini dipusatkan di lapangan NDB Bandara Adisutjipto. Ratusan peserta mengikuti jalan sehat diikuti oleh para karyawan dari berbagai departemen di AP 1. Selain karyawan, kegiatan tersebut juga diikuti oleh keluarga karyawan.

Selain jalan sehat, panitia juga membagikan ratusan doorprize dengan sejumlah sepeda motor sebagi hadiahnya. Berbagai hiburan juga dipertontonkan mulai aksi barongsai, tari anoman, fun game hingga aksi panggung Pongky Jikustik.

"Ini puncak perayaan HUT ke 54. Sejak awal bulan kami banyak digelar rangkaian kegiatan dan perlombaan," katanya GM Angkasa Pura 1 Kol. Pnb Agus Pandu Purnama, di sela-sela kegiatan.

Pandu menjelaskan, perjalanan Angkasa Pura selama ini terlibat langsung dalam proses pembangunan. Termasuk keberadaan Bandara Internasional. Keberadaan bandara internasional sudah dipikirkan oleh Presiden Soekarno sejak 1962.

Ide tersebut muncul usai presiden bertolak dari Amerika Sertikat. "Tahun 1962, usai mengunjungi Amerika saat itu. Setiba di Bandara Kemayoran, Presiden Soekarno berfikir Indonesia harus punya bandara Internasional," ujarnya.

Ide tersebut kemudian diwujudkan dengan memanggil menteri-menteri terkait untuk membahas pembangunan bandara Internasional pada 15 November 1962.

"Saat itu alasannya Indonesia negara besar dan disegani di ASIA Tenggara. Muncullah ide pembangunan bandara domestik Internasional," ujarnya.

Setelah Bandara Kamayoran dibangun, dua tahun kemudian pada 20 Februari 1964 dibentuklah Perusahaan Negara Angkasa Pura Kemayoran saat itu. Pembangunan bandara-bandara Internasional sampai saat ini terus dilakukan.

"Salah satunya di DIY, dengan New Yogyakarta Airport Internasional yang pembangunannya ditargetkan mulai April 2019 mendatang," katanya.