Pembudidaya Ikan yang sudah Sukses Ajarkan Ilmu pada Pembudidaya Muda

14 Maret 2018 07:20 WIB Sleman Share :

Bidang Perikanan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman mengadakan pelatihan budidaya ikan (13/3/2018)

Harianjogja.com, SLEMAN—Bidang Perikanan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman mengadakan pelatihan budidaya ikan (13/3/2018). Pelatihan ini diadakan sebagai bentuk pengembangan industri perikanan di Kabupaten Sleman.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman, Sri Purwaningsih mengatakan pelatihan ini sebagai bentuk dari rencana kebijakan pembangunan perikanan di Sleman. Pelatihan gencar dilakukan agar bisa meningkatkan kemampuan petani dalam budidaya ikan.

“Sleman banyak dicontoh dan banyak kunjungan dari kabupaten lainnya, terutama sekarang sedang terkenal dan paling menonjol, yaitu mina padi,” ujar Sri.

Sri memaparkan program untuk mengembangkan bidang perikanan Sleman pada 2018 dalam sambutannya. Ada beberapa program yang akan digarap, semuanya mencakup perbaikan kelembagaan, pengembangan teknologi, pembenihan, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang perikanan.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari pengembangan SDM,” kata Sri.

Sri mengatakan, sasaran peserta yang terlibat dalam pelatihan ini yaitu para pemula. Tujuannya, agar mereka dapat melihat contoh petani ikan yang sukses, dan tertarik mengembangkan budidaya ikan.

Nantinya akan ada pemaparan materi dari praktisi budidaya ikan yang sudah pengalaman berkecimpung di dunia perikanan. Selain itu hadir juga pemateri dari kalangan akademisi.

“Dengan pengetahuan yang terbatas, petani baru tidak akan tahu tentang strategi budidaya, makanya kami yang proaktif memberikan pelatihan,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan, produksi total ikan konsumsi di Sleman mengalami peningkatan, dari tahun 2016 yang mencapai 42.875 ton meningkat di 2017 menjadi 49.730 ton. Sedangkan kelompok tani mengalami peningkatan sebanyak 10 kelompok, dari 610 di 2016 menjadi 620 kelompok di 2017.

Sri mengatakan pertumbuhan industri perikanan di Sleman cukup merata di tiap kecamatannya. Setiap kecamatan mempunyai keunggulan masing-masing. Seperti Sleman bagian timur yang mengandalkan pembenihan nila, sedangkan Sleman bagian tengah mengandalkan lele dan gurame.

Pengurus Kelompok Tani Mina Permata Mandiri yang juga hadir sebagai peserta pelatihan, Yuliana mengatakan bidang perikanan yang prospektif membuatnya tertarik bergabung dalam pelatihan. “Saya baru satu tahun belajar tentang budi daya ikan, karena cukup menjanjikan perikanan di Sleman ini,” ujarnya.