Sultan HB X Ingatkan Gunungkidul Jangan Bergantung pada Industri
Sultan HB X berharap Gunungkidul memperkuat pertanian untuk menopang ekonomi warga, termasuk memanfaatkan lahan hutan jati untuk tanaman pangan.
Selama ini, hasil laut Gunungkidul banyak dikirim ke Surabaya untuk kemudian dipasarkan ke luar
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul Khairudin mengatakan, potensi Sadeng masih bisa dikembangkan.
Berbagai upaya pun terus dilakukan, setelah tahun lalu dilakukan pengerukan di area dermaga, di tahun ini Pemerintah Pusat akan membantu membuat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) higienis. “Ini langsung akan ditangani kementerian, tapi yang jelas TPI higienis akan segera dibangun di Sadeng,” katanya, Kamis (15/3/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=903155&preview=true">Baca juga : Pemkab Gunungkidul Yakin Sadeng Akan Jadi Sentra Ikan DIY
Menurut dia, dengan berbagai upaya itu diharapkan dapat meningkatkan komoditas hasil laut di wilayah Gunungkidul. Selain itu, dengan penyempurnaan fasilitas yang ada maka dapat menjaga kualitas ikan hasil tangkapan dari nelayan.
“Selama ini, hasil laut Gunungkidul banyak dikirim ke Surabaya untuk kemudian dipasarkan ke luar. Mudah-mudahan dengan peningkatan fasilitas di Sadeng maka pemasaran bisa dilakukan secara langsung tanpa harus melalui perantara,” kata Khairudin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X berharap Gunungkidul memperkuat pertanian untuk menopang ekonomi warga, termasuk memanfaatkan lahan hutan jati untuk tanaman pangan.
Pengangguran DIY mencapai 70.560 orang pada Mei 2026. DPRD DIY mendorong sinergi sekolah dan industri untuk meningkatkan kompetensi lulusan.
Mahasiswa UMY, UII, UGM, dan HMI berunjuk rasa di DPRD DIY, Malioboro, untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Koperasi Merah Putih Tamanmartani di Sleman memiliki 1.118 anggota dan menggandeng 109 pedagang kelontong untuk memasok sembako.
BPBD Sleman memperkuat mitigasi bencana Merapi melalui perbaikan jalur evakuasi, penambahan EWS, edukasi warga, dan simulasi rutin.
Karhutla dan kabut asap memaksa Isenmulang Kalteng FC menjamu Java United di Stadion Maguwoharjo. Kick-off pukul 15.30 WIB.