Kandang Ayam Bermunculan, Wisata Pantai Terancam

21 Maret 2018 06:40 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Jalur menuju Gesing mulai marak kandang ayam.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pelaku usaha di Pantai Gesing, Desa Girikarto, Panggang mengeluhkan mulai banyaknya kandang ayam yang didirikan di sepanjang jalan menuju pantai. Kondisi ini dapat berdampak terhadap pengembangan sektor kepariwisataan di wilayah ini.

Salah satu keluhan terkait dengan kadang ayam disuarakan oleh Jamus, pemilik warung makan di Pantai Gesing. Menurut dia, keberadaan kandang ayam mulai marak seiring membaiknya sarana prasarana jalan di kawasan itu. “Tidak tahu apakah ini kebetulan atau memang ada kaitannya [dengan sarana jalan yang bagus], namun sekarang ini kandang-kandang ayam sudah banyak berdiri di pinggir-pinggir jalan,” kata Jamus kepada Harianjogja.com, Selasa (20/3/2018).

Menurut dia, di awal-awal pendirian, lokasi kandang masih jauh dari kawasan wisata. Namun untuk saat ini lokasi pendirian mulai mendekat ke pantai. “Ada dua kandang yang baru dibangun dan lokasinya tidak jauh dari kawasan wisata,” ungkapnya.

Jamus pun berharap keluhan yang disuarakan bisa didengar sehingga pendirian kandang bisa ditata. Adapun tujuannya agar lokasi pembangunan tidak semakin mendekat ke kawasan wisata. Dia takut saat lokasi kandang makin mendekat ke pantai akan mengganggu perkembangan sektor pariwsata yang dirintis sejak lama.

“Kandang-kandang itu tidak memberikan banyak dampak, malahan kalau semakin mendekat ke pantai akan berdampak buruk karena bisa menimbulkan bau hingga meningkatkan populasi lalat sehingga dapat mengganggu kenyamanan pengunjung,” katanya lagi.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono tidak menampik adanya kandang-kandang ayam di jalur wisata seperti yang ada di kawasan Pantai Gesing. Namun demikian, untuk penertiban, lanjut dia, pihaknya tidak memiliki kewenangan karena menyangkut masalah perizinan hingga tata ruang.