Pemda DIY Desak Kelok 18 Dikerjakan Tahun Ini

23 Maret 2018 05:40 WIB I Ketut Sawitra Mustika Jogja Share :

Kelok 18 akan hubungkan daerah pariwisata antar-kabupaten di DIY.

Harianjogja.com, JOGJA--Pembangunan Kelok 18 di ruas Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) belum bisa dipastikan kapan. Pemerintah Daerah (Pemda) DIY akan terus mendesak Pemerintah Pusat agar memulai proyek tahun ini juga seperti komitmen yang telah disepakati bersama.

Asisten Program Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah DIY Yuli Nur Wahyu mengatakan Kelok 18 adalah proyek besar, karena itu perlu dilakukan banyak persiapan. Proses yang dibutuhkan sampai dimulainya proyek pun masih panjang.

“Kami belum bisa memastikan [kapan pelaksaan proyek]. Karena memang perlu banyak persiapan. Ini masih proses. Persiapannya misalnya desain harus RPB [Rencana Penanggulangan Bencana], untuk tingkat direktorat belum [dibahas],” ujar Dewi di Kantor Satker PJN Wilayah DIY, Kamis (22/3/2018).

Pemerintah Pusat, yang dalam hal ini Satker PJN wilayah DIY dan Pemda DIY, sambungnya, memang sudah sepakat proyek Kelok 18 akan dibangun pada 2018. Dewi menyebut pihaknya terus berupaya menyelesaikan proses agar Kelok 18 bisa di bangun sesuai dengan kesepakatan.

“Kami berusaha supaya 2018 bisa dilaksanakan, tapi kami belum tahu. Belum bisa bilang. Kalau proyek kan tidak bisa dipastikan kapan. Tapi ini masih 2018, mungkin Desember bisa atau kapan, karena masih perlu proses itu,” tambahnya.

Kelok 18 adalah bagian dari ruas JJLS yang nantinya akan membentang dari Parangtritis, Bantul hingga Girijati, Panggang, Gunungkidul. Seperti namanya, ruas jalan itu akan dipenuhi kelokan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY Bambang Sugaib mengungkapkan, Pemda DIY akan terus mendesak Pemerintah Pusat supaya memenuhi janji membangun Kelok 18 di waktu yang telah disepakati, yakni pada 2018. Sebab, sebelumnya sudah terbangun komitmen antara kedua belah pihak. Di mana disetujui bahwa Pemda DIY akan menyediakan lahan dan kemudian Pemerintah Pusat menindaklanjuti dengan membangun.

Sugaib mengungkapkan pembebasan lahan untuk Kelok 18 sudah selesai dilaksanakan, karena itulah proyek mesti segera dimulai. Ke depan Pemda DIY akan terus mengingatkan komitmen yang telah disepakati dalam setiap koordinasi dengan Pemerintah Pusat.

“Tanahnya kan sudah bebas, kalau bisa segera dibangun kan akan lebih bermanfaat. Setelah dibangun masyarakat akan segera bisa menerima manfaatnya,” ucapnya.

Jika seluruh rangkaian JJLS selesai dibangun (tidak hanya Kelok 18 saja), ujar Sugaib , maka infrastruktur itu akan memberikan manfaat besar bagi DIY. Sebab, wilayah selatan cenderung lebih tertinggal dibandingkan dengan daerah utara.
Dengan adanya JJLS, maka diharapkan pertumbuhan wilayah dan ekonomi bisa segera terwujud. “Caranya dengan apa? Ya konektivitas itu. Kawasan wisata di Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo akan terhubung dengan jalan yang baik. Infrastruktur yang baik akan mengungkit perekonomian,” jelas Sugaib.