6 Pasar Tradisional di Bantul Bakal Direvitalisasi

David Kurniawan
David Kurniawan Jum'at, 06 April 2018 19:10 WIB
6 Pasar Tradisional di Bantul Bakal Direvitalisasi

Ilustrasi pasar tradisional/Bisnis-Felix Jody Kinarwan


Harianjogja,com, BANTUL--Dinas Perdagangan Bantul berencana merevitalisasi enam pasar tradisional. Total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut mencapai Rp6,6 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan Bantul Subiyanta Hadi mengatakan rencana revitalisasi pasar tradisional sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018. Enam pasar yang akan dibangun meliputi Pasar Gumulan, Caturharjo, Kecamatan Pandak; Pasar Jodog, Gilangharjo, Kecamatan Pandak; Pasar Gatak, Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro; Pasar Turi, Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro; Pasar Bendosari, Patalan, Kaecamatan Jetis dan Pasar Bantul.

Subiyanta menjelaskan untuk pembangunan pasar ini Pemkab mengalokasikan anggaran Rp6,6 miliar. Adapun rinciannya, Rp4,6 bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk membangun lima pasar dan sisanya Rp2,2 miliar yang digunakan membangun Pasar Bantul bersumber dari APBD Kabupaten.

“Sudah kami siapkan dan saat ini sudah memasuki tahap perencanaan,” kata Subiyata, Jumat (6/4).

Menurut dia, program revitalisasi pasar merupakan kegiatan rutin pemerintah. Upaya perbaikan bertujuan untuk memperbaiki kondisi bangunan sehingga kondisi pasar nyaman dan bersih. “Diharapkan pula dengan perbaikan ini dapat menggeliatkan roda perekonomian di pasar sehingga dapat bersaing dengan keberadaan pasar-pasar modern,” ujarnya.

Untuk penyelesaian, Subiyanta menargetkan seluruh pembangunan dapat diselesaikan sebelum akhir tahun. “Masih dalam perencanaan dan mudah-mudahan semua dapat berjalan dengan lancar sehingga pengerjaan dapat selesai tepat waktu,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online