Kapanewon di Gunungkidul Siapkan Dana Droping Air Hadapi Kemarau
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Siswa SMP Negeri 2 Sewon saat mengerjakan soal UNBK di hari pertama ujian, Senin (23/4/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Didik Warsito mengakui pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) belum sepenuhnya lancar. Hal ini terlihat adanya masalah saat pelaksanaan ujian di hari pertama.
Menurut dia, beberapa kendala ini menyangkut masalah listrik hingga sulitnya mengakses ke materi soal ujian. Oleh karenanya, Didik meminta kepada sekolah untuk melakukan tindakan antisipasi. Sebagai contoh untuk masalah mati lampu, ia menyarankan sekolah menyewa genset dengan kapasitas yang memadai sehingga saat terjadi mati lampu bisa segera teratasi.
“Memang di hari pertama ada insiden mati lampu yang menggangu jalannya ujian. Untuk genset, saya tidak menyarankan membeli karena bisa sewa, tapi dengan kapasitas yang baik sehingga saat digunakan dengan maksimal,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/4/2018).
Untuk masalah akses jaringan, Didik pun berharap agar teknisi yang dimiliki setiap sekolah dapat dimaksimalkan. Sebab, keberadaan teknisi bertujuan agar pelaksanaan UNBK yang dilaksanakan dapat berjalan lancar.
“Fungsi dari teknisi adalah saat ada komputer yang tidak bisa mengakses atau terjadi kendala saat login. Jadi kalau ada masalah seperti ini harus segera diturunkan untuk mengatasi permasalahan yang muncul,” tuturnya.
Pelaksanaan UNBK di hari kedua relative lebih lancar dibandingkan pelaksanaan hari pertama. Salah satunya disuarakan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Imogiri, Wiwik Sulistyorini. Menurut dia, dua sesi ujian untuk mengerjakan soal matematika di sekolahnya berjalan dengan lancar tanpa ada halangan apapun. “Kami bersyukur semua berjalan lancar, baik di sesi satu maupun sesi dua,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala SMP Negeri 1 Pandak, Titik Sunarti. Menurut dia, di hari kedua lebih lancar ketimbang pelaksanaan di hari pertama.
“Kalau kemarin [hari pertama ujian] sempat offline sekitar satu jam dan saat sesi ketiga dilaksanakan ada gangguan mati lampu. Namun untuk hari kedua ini semua dapat berjalan dengan lancar,” kata Titik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.