Mengharukan, Ini yang Dilakukan Pelajar SMK Kesehatan Wonosari Setelah Tahu Mereka Lulus

Para siswa SMK Kesehatan Wonosari, membasuh kaki orangtua mereka untuk merayakan kelulusan, Kamis (3/5/2018). - JIBI/Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
03 Mei 2018 12:20 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Tak seperti pada umumnya, siswa-siswi SMK Kesehatan Wonosari punya cara tersendiri untuk merayakan kelulusan. Mereka tidak melakukan konvoi, atau coret-coretan seragam, para siswa merayakan kelulusan dengan membasuh kaki orangtua mereka.

Wakil Kepala Sekolah SMK Kesehatan Wonosari bidang kesiswaan, Andar Nurjanto mengatakan pihak sekolah sudah mengeluarkan instruksi untuk tidak merayakan kelulusan dengan hura-hura.

“Kami sudah mendapat instruksi baik dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga [Disdikpora], maupun Balai Pendidikan Menengah [Dikmen], dan sudah kami sampaikan ke anak-anak juga,” katanya, Kamis (3/5/2018).

Dia mengatakan perayaan kelulusan dengan membasuh kaki orangtua, selain menghindarkan perayaan kelulusan ke hal negatif, juga momen mengingatkan kepada siswa bahwa orangtua telah berjasa penting dalam kehidupan para siswa.

Andar bersyukur para siswa kelas XII yang berjumlah 60 dapat lulus 100%. Menurutnya beberapa siswa juga beberapa sudah mendapat pekerjaan. Beberapa lainnya juga sudah memiliki keinginan untuk melanjutkan ke bangku perkuliahan.

Salah satu siswa, Clara Stevani Putri, mengaku senang dengan perayaan kelulusan membasuh kaki orangtuanya, menurut Clara orangtuanya telah berjasa banyak dalam hidupnya. “Ya terharu jadinya dengan momen membasuh kaki ini, mengingatkan peran orangtua, ya berjuang buat saya. Daripada merayakan dengan hura-hura lebih baik merayakan seperti ini,” ujar Clara.

Orangtua Clara, Andini Nilam Sari mengatakan juga terharu dengan momen kelulusan ini. “Bangga dengan anak saya, terharu dengan momen semacam ini baru pertama kali. Semoga sukses bisa dibanggakan menjadi contoh buat adiknya juga,” ujarnya.