Rupiah Cetak Rekor Terlemah Pasar Waspadai Tembus Rp18.120
Rupiah berpotensi melemah hingga Rp18.120 per dolar AS setelah mencetak rekor terendah. Investor mencermati risiko global dan domestik.
Pantauan puncak Gunung Merapi pada Jumat (10/5/2018) pagi pukul 06.40 WIB. /Istimewa-Twitter @BPPTKG
Harianjogja.com,SLEMAN- Imbauan dari BPBD Sleman terkait pengungsian masyarakat radius lima kilometer dari Merapi sudah terkondisikan. Tidak terlalu lama masyarakat dievakuasi dan akhirnya kembali lagi ke rumah dan mulai beraktivitas karena keadaan sudah aman.
Sekitar pukul 11.00 WIB lokasi evakuasi di balai desa Umbulharjo sudah sepi dari masyarakat terdampak, hanya tersisa sukarelawan Tagana, BPBD, SAR dan beberapa sukarelawan lainnya yg masih berjaga.Sukarelawan Tagana Sriyono menyatakan sekitar 400 masyarakat dari daerah Umbulharjo dan beberapa desa lainnya sudah kembali pulang dan beraktivitas, Jumat (11/5/2018) siang.
"Tadi ada beberapa yang bergeser ke sini tapi sekarang sudah kembali ke atas dan beraktivitas" ungkapnya.
Sama halnya dengan wilayah evakuasi lainnya yakni barak Brayut yang sudah mulai sepi. Menurut otoritas Dinas Sosial Sleman serta penjaga barak kondisi sudah aman. Barak Brayut digunakan untuk mengevakuasi 171 siswa-siswi SMP 2 Wates beserta pembina dan saat ini sudah dipulangkan.
"Warga yang turun sudah kembali lagi, karena kondisi sudah aman. Di sini tadi siswa-siswi dari SMP 2 Wates yang camping sekarang sudah kembali pulang," Ungkap Agus, penjaga barak Brayut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah berpotensi melemah hingga Rp18.120 per dolar AS setelah mencetak rekor terendah. Investor mencermati risiko global dan domestik.
HP hilang atau dicuri? Simak langkah mengamankan akun WhatsApp mulai dari blokir SIM, aktivasi ulang akun, hingga verifikasi dua langkah.
Dua warga Playen, Gunungkidul, terluka akibat serangan Beruk Sumatera yang lepas dari UPS Bunder. Satwa kini telah berhasil diamankan.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamina menyebut penyesuaian mengikuti harga minyak dunia.
Disperindagkop Batang memetakan dampak kenaikan Pertamax terhadap distribusi barang, industri, transportasi, dan pola konsumsi masyarakat.
Program Jogja Berhati Nyaman libatkan 4.500 ASN dan masyarakat membersihkan 150 titik untuk memperkuat budaya bersih di Kota Jogja.