Advertisement
Polisi: Berwisata ke Jogja, Selain Macet, Waspadai Juga yang Satu Ini
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Selain kecelakaan lalu lintas dan kemacetan, pemudik diminta mewaspadai tindak kriminalitas mulai copet, jambret hingga kejahatan hipnosis. Lebih dari 1.000 petugas keamanan dan komunitas warga siap mengamankan perayaan Lebaran di Kota Jogja.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban selama musim mudik ini akan ditindak tegas. Pemkot dan Polresta Jogja bersama elemen keamanan lainnya, termasuk masyarakat terlibat dalam pengamanan perayaan Lebaran Idulfitri tahun ini.
Advertisement
"Ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran," katanya seusai memimpin apel Operasi Ketupat 2018 di Balai Kota Jogja, Rabu (6/6/2018).
Tahun ini, Polresta Jogja bersama instansi terkait membuka sembilan posko pengamanan dan posko pelayanan di sejumlah titik di Kota Jogja. Posko tersebut didirikan sejak Rabu hingga 24 Juni mendatang. Ada sekitar 700 petugas gabungan yang bersiaga di sembilan posko.
BACA JUGA
"Saya berharap selama 18 hari penyelenggara Operasi Ketupat 2018, Jogja bisa berlangsung aman," ucapnya.
Wali Kota mengatakan paling tidak ada empat ancaman yang patut diwaspadai selama Operasi Ketupat 2018. Di antaranya adalah terkait dengan stabilitas harga dan ketersediaan pangan, kelancaran arus mudik dan balik, potensi bencana dan kamtibmas serta ancaman terorisme. Dia berharap peran serta masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungannya. Mulai dari rumah tangganya hingga berjenjang ke RT, RW dan tingkat kampung.
Selain potensi gangguan kamtibmas, antisipasi dilakukan juga untuk memastikan kenyamanan bagi wisatawan yang berlibur ke Jogja. Dia meminta agar masyarakat Jogja bisa menyambut wisatawan maupun pemudik dengan baik.
"Tapi jangan lupa juga, wisatawan yang datang ke Jogja juga harus taat aturan," katanya.
Secara keseluruhan, sebanyak 475 personel dari jajaran Polresta Jogja akan disiapkan selama Operasi Ketupat 2018. Kapolresta Jogja AKBP Armaini menyebut tahun ini disiapkan sembilan pos, yang terdiri dari empat pos pengamanan serta lima pos pelayanan.
"Untuk kerawanan selama mudik dan libur Lebaran nanti masih terkait dengan kemacetan dan kecelakaan. "Juga waspada copet, jambret dan aksi hipnosis," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement






