Advertisement

Diklaim Menurun, Ini Jumlah Kasus Penyalahgunaan Narkoba di DIY

I Ketut Sawitra Mustika
Kamis, 07 Juni 2018 - 15:20 WIB
Arief Junianto
Diklaim Menurun, Ini Jumlah Kasus Penyalahgunaan Narkoba di DIY Foto ilustrasi. - Reuters/Srdjan Zivulovic

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dalam dua tahun terakhir, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di DIY diklaim menurun. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY menganggap pencegahan dan pemberantasan yang semakin masif adalah kunci utama dalam menurunkan angka tersebut.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba di 34 provinsi pada 2017, prevalensi pemakai narkoba di Bumi Mataram mencapai 35.170 orang (1,19%). Kelompok sasaran survei ini adalah pekerja, pelajar, mahasiswa dan rumah tangga.

Advertisement

Kepala Seksi Pencegahan BNNP DIY Suharyono mengatakan prevalensi pemakai narkoba pada 2017 jauh lebih sedikit dibandingkan tahun 2015. Ketika itu prevalensinya mencapai 2,2% atau 62.028 orang. Adapun strategi yang diambil untuk menurunkan jumlah pengguna adalah dengan menganggu keseimbangan antara permintaan dan suplai narkoba.

Guna mengurangi permintaan, kata dia, BNNP DIY melakukan langkah pencegahan dan rehabilitasi pengguna. Pencegahan dilaksanakan dalam berbagai bentuk, seperti sosialisasi, pembentukkan relawan dan lain-lain.

"Kalau untuk mengurangi suplai kami melakukan pemberantasan dan pengawasan di titik-titik rawan," jelas Suharyono di ruang kerjanya, Kamis (7/6/2018).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan

Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan

News
| Sabtu, 04 April 2026, 07:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement