Advertisement

Posko Mudik Lebaran Terbuka Bagi Seluruh Pemudik

Uli Febriarni
Selasa, 12 Juni 2018 - 20:15 WIB
Yudhi Kusdiyanto
Posko Mudik Lebaran Terbuka Bagi Seluruh Pemudik Wakil Gubernur DIY, KGPAA PA X (tengah) memberikan bantuan logistik secara simbolis kepada salah satu perwakilan tim posko di Terminal Wates, Selasa (12/6 - 2018). Harian jogja/Uli Febriarni

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X, menyatakan Posko Mudik Idulfitri 2018 terbuka bagi seluruh pemudik. Menurut Paku Alam X, kegiatan yang dilakukan dalam posko mudik diharapkan bisa menjadi sarana silaturahmi dengan suatu tujuan, yaitu menjaga bagaimana saudara yang akan mudik bisa dilayani dengan cepat.

Dari pantauan yang dilakukan ke tiga posko mudik di Gabusan dan Madukismo, Kabupaten Bantul, serta Posko Terminal Wates, Kulonprogo, diketahui daftar pelayanan yang muncul di tiap posko sejauh ini rata-rata adalah kebutuhan istirahat dan pemeriksaan tekanan darah.

Advertisement

"Tidak ada catatan khusus, semua lancar. Teman-teman sudah kulina [terbiasa]. Dan DIY itu istimewa, baik Pramuka, tim komunikasi dan Palang Merah Indonesia (PMI) sudah kulina," kata Paku Alam X saat memantau kesiapan posko mudik di Terminal Wates, Selasa (12/6/2018).

Wagub mengungkapkan, posko mudik di DIY menyediakan pelayanan kesehatan, informasi jalan dan informasi lain yang dibutuhkan dalam rangka kelancaran arus mudik. Ia mengakui, di tiap posko masih ada kekurangan untuk media hiburan, sehingga ke depan hal itu akan dipikirkan bersama. "Tapi beberapa posko sudah ada hiburannya, misalnya televisi," ujarnya.

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, menuturkan ada 27 posko dan 691 sukarelawan PMI yang terlibat dalam posko mudik Lebaran 2018. PMI menyiagakan personel PMI yang memiliki pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama, termasuk dokter dan paramedis. Posko bukan hanya melayani untuk kecelakaan, melainkan juga melayani kesehatan masyarakat. Khusus di lereng Gunung Merapi, PMI menyiagakan dua posko yang memiliki tugas ganda, yakni pengamanan Idulfitri dan pengamanan bencana Merapi. Selain itu, untuk memudahkan masyarakat mengakses pelayanan PMI, personel PMI akan mobile ke lokasi-lokasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, misalnya pantai di Gunungkidul, Bantul, Sleman, Kulonprogo, dan saat Garebek Syawal Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Prabukusumo menambahkan saat ini stok darah di PMI masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Bahkan PMI DIY akan membuat grup percakapan WhatsApp bagi para pendonor dengan pemilik darah rhesus negatif. Lewat grup tersebut, apabila ada kebutuhan darah, mereka bisa saling membantu. Sejauh ini posko mudik yang di dalamnya ada personel PMI menangani kasus kecelakaan dan pemeriksaan tekanan darah. "Silakan [datang ke posko mudik], pokoknya prinsip kami membantu masyarakat, jadi all out, artinya kalau kami bisa bantu, kami bantu, tidak boleh menolak siapapun, kapanpun dan di manapun," kata Gusti Prabu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement