Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi ubur-ubur/Harian Jogja
Harianjohgja.com, GUNUNGKIDUL—Selain kecelakaan laut, serangan ubur-ubur di pantai selatan Gunungkidul juga perlu mendapat perhatian. Dari data SAR Satlinmas Istimewa Wilayah II Gunungkidul tercatat ada 76 kasus sengatan ubur-ubur telah terjadi selama pengamanan libur Lebaran tahun ini.
Adapun 76 kasus tersebut tersebar di enam pantai yakni Pantai Kukup (22 kasus); Pantai Sepanjang (26 kasus); Pantai Drini (10 kasus); Pantai Krakal (4 kasus); Pulang Sawal (1 kasus) dan Pantai Gesing (13 kasus).
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan peningkatan jumlah kasus sengatan ubur-ubur dibanding tahun lalu. Bahkan untuk 2017 lalu menurutnya tidak terjadi kasus seperti ini.
Kata Marjono sebagian besar dari korban adalah anak-anak, karena mereka tidak mengetahui hewan yang dipakai untuk mainan atau saat berjalan dan terinjak merupakan hewan penyengat. Dia memperkiraan pada Juli hingga Agustus merupakan siklus munculnya ubur-ubur atau oleh masyarakat setempat disebut impes.
Ubur-ubur yang biasa muncul merupakan binatang laut yang tergolong ke dalam kelas Scyphozoa. Tubuhnya yang berbentuk payung berumbai, bisa menyebabkan gatal di kulit jika tersentuh.
"Korban merata di semua pantai, kecuali pantai Baron karena ada aliran air tawar sehingga ubur-ubur tidak sampai pinggir," katanya.
Adapun upaya yang dilakukan pihaknya yakni dengan memasang papan pengumuman, dan juga membersihkan ubur ubur yang tersapu ombak dan terdampar di bibir pantai. Dengan memakai alat khusus, ubur ubur kemudian di kubur dalam satu tempat khusus yang letaknya jauh dari jangkauan wisatawan.
"Teman-teman di lapangan mencari dan mengumpulkan impes [ubur-ubur]. Lalu dikubur agar tidak tersentuh wisatawan," ucapnya.
Selain membersihkan pantai setiap pagi, Tim SAR diakui dia juga menyiagakan tim medis di lokasi pantai. Koordinasi dengan puskesmas dan dokter terdekat juga telah dilakukan untuk memberikan pertolongan kepada wisatawan yang tersengat ubur-ubur. Sebab, selain gatal, jika tidak kuat pengunjung sering kali sesak nafas.
"Kami mengimbau kepada wisatawan jika melihat ada hewan warna biru kecil untuk tidak menyentuhnya," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.