Tiga Raperda Inisiatif DPRD Gunungkidul Masuk Tahap Pembahasan
DPRD Gunungkidul mulai membahas tiga Raperda inisiatif pada Juli 2026. Total 12 Raperda ditargetkan selesai dibahas dan ditetapkan hingga akhir tahun.
Seorang pelanggan mengakses jasa pelayanan di Kantor Pos Cabang Bantul, Selasa (26/6/2018). Selama puasa Ramadan dan Lebaran 2018 traffic jasa pengiriman uang di Kantor Pos Cabang Bantul naik signifikan./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL--Selama puasa Ramadan dan Lebaran 2018 traffic jasa pengiriman uang di Kantor Pos Cabang Bantul naik signifikan. Di bulan biasa, jasa pengiriman hanya di kisaran Rp400 juta, tetapi saat Lebaran kemarin bisa menembus Rp1 miliar.
Manajer Pelayanan Kantor Pos Cabang Bantul Isti Yunani mengatakan sudah menjadi tradisi yang terjadi setiap tahun saat momentum Lebaran, jumlah pengiriman ke Bantul meningkat.
Untuk tahun ini, pengiriman selama Ramadan dan Lebaran meningkat lebih dari 100%, jika dibandingkan dengan pengiriman di hari biasa.
“Jumlah ini merupakan akumulasi pelayanan pengiriman uang di seluruh unit Kantor Pos di Bantul,” kata Isti kepada Harian Jogja, Selasa (26/6/2018).
Menurut dia, tingginya pengiriman uang tidak lepas dari kebutuhan masyarakat selama Lebaran. Oleh karena itu, bagi warga yang bekerja di luar dan tidak bisa mudik memanfaatkan jasa pengiriman uang untuk mencukupi kebutuhan keluarga yang ada di rumah.
Isti menuturkan untuk pengiriman di kantor pos terbagi menjadi dua. Yakni jasa pengiriman dari dalam negeri dan luar negeri. “Jika diperbandingkan, untuk besaran uang kiriman lebih banyak dari luar negeri. Namun kalau dilihat dari sisi pengirim lebih banyak pengiriman dari dalam negeri,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan Manajer Penjualan Kantor Pos Cabang Bantul Eddy Susanto. Menurut dia, pada momentum Lebaran jasa pengiriman uang meningkat, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. “Mengacu dari data transaksi yang masuk, besaran uang yang dikirim sekitar 60 persen berasal dari luar negeri, sedang 40 persen lainnya berasal dari dalam negeri,” ujarnya.
Dia menjelaskan untuk pengiriman dari luar negeri didominasi pekerja asal Bantul yang bekerja di Benua Asia, seperti Malaysia, kawasan Timur Tengah. “Memang ada yang dikirim dari Benua Eropa, tapi jumlahnya tidak sebanyak dari kawasan Asia,” kata Eddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mulai membahas tiga Raperda inisiatif pada Juli 2026. Total 12 Raperda ditargetkan selesai dibahas dan ditetapkan hingga akhir tahun.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.